IHSG Menguat Didukung Data Ekonomi dan Sentimen Positif Pasar Global
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin pagi, 10 Agustus 2026, dengan kenaikan 30,94 poin atau 0,48% ke level 6.440, sejalan dengan penguatan bursa saham utama di Asia, dilansir dari Bloombergtechnoz.
Hampir semua indeks saham utama Asia seperti KOSDAQ, NIKKEI 225, dan Shanghai Composite menguat, kecuali Ho Chi Minh, PSEi, dan KLCI yang turun. Data Bursa Efek Indonesia mencatat volume perdagangan 2,39 miliar saham dengan nilai transaksi Rp996 miliar dalam lima menit pertama.
Menurut BRI Danareksa Sekuritas, penguatan IHSG didukung oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2026 sebesar 5,29% year-on-year, kinerja emiten semester I yang solid, serta inflasi Juli yang terkendali di 2,88%.
"Kami masih melihat IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan support 6.400–6.350 dan resistance 6.425–6.450," ujar BRI Danareksa.
Secara teknikal, bertahannya IHSG di atas level 6.400 menjadi sinyal positif yang berpotensi menjadi support. Dukungannya juga datang dari net foreign buy yang membuka ruang bagi capital inflow dan kelanjutan penguatan IHSG.
Phintraco Sekuritas menjelaskan sentimen positif utama berasal dari data tenaga kerja AS yang lebih rendah dari perkiraan, dengan Non-Farm Payroll (NFP) Juli menunjukkan kontraksi 23 ribu lapangan kerja, meningkatkan ekspektasi The Fed untuk mempertahankan suku bunga saat ini.
"Probabilitas bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan September mendatang menjadi 60,4% dari 43,2%," kata Phintraco Sekuritas.
IHSG juga mendekati level MA20 weekly di 6.488. Jika berhasil menembus level ini, IHSG berpotensi menguji level 6.500 dalam minggu-minggu ke depan, dengan penguatan harga emas dan koreksi harga minyak sebagai katalis positif.
CGS International Sekuritas menambahkan bahwa penguatan Bursa Wall Street, kenaikan harga emas, dan aksi beli investor asing menjadi sentimen positif tambahan bagi IHSG.
"IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 6.340–6.270 dan resistance 6.480–6.550," ujar CGS International Sekuritas.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG menguat karena kondisi geopolitik yang membaik, harga minyak stabil, nilai tukar rupiah stabil, serta kembalinya dana asing.
"Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG menguat," kata Panin Sekuritas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow