ILO Laporkan Kenaikan Pengangguran Anak Muda Global Tahun Lalu

Smallest Font
Largest Font

Tingkat pengangguran anak muda di dunia meningkat menjadi 12,4 persen tahun lalu, menurut laporan Organisasi Buruh Internasional (ILO) yang dirilis pekan ini. Persentase tersebut setara dengan 67 juta orang berusia 15 hingga 24 tahun yang menganggur, terutama di negara berpendapatan tinggi di mana kecerdasan buatan mulai mengubah pasar kerja, dilansir dari Detikcom. Selain itu, sekitar 20 persen anak muda tidak bekerja, tidak bersekolah, dan tidak mengikuti pelatihan (NEET), yang berarti lebih dari 257 juta orang terdampak secara global.

Menurut laporan ILO Global Employment Trends for Youth 2026, pemulihan pasar kerja anak muda setelah pandemi Covid-19 yang sempat singkat kini terhenti.

Laporan pertama kali diterbitkan pada 2004 ini mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi global yang melambat, penurunan penciptaan lapangan kerja, ketegangan geopolitik, dan perubahan teknologi memperparah kesulitan anak muda mencari pekerjaan layak. "Pertumbuhan ekonomi global yang melambat, penciptaan lapangan kerja yang menyusut, ketegangan geopolitik, dan perubahan teknologi yang cepat berpadu membuat peralihan dari sekolah menuju pekerjaan yang layak semakin sulit bagi banyak anak muda," kata laporan tersebut.

ILO memperkirakan tingkat pengangguran anak muda akan bertahan di angka 12,3 persen hingga 2027. Sara Elder, kepala unit analisis ketenagakerjaan dan kebijakan ekonomi ILO, mengatakan bahwa ketika tingkat pengangguran dan NEET meningkat bersamaan "kami mengibarkan bendera merah" dalam konferensi pers.

Laporan juga menunjukkan kecemasan tinggi di kalangan anak muda terhadap dampak kecerdasan buatan pada pekerjaan mereka. Anak muda "semakin mengungkapkan ketakutan bahwa pekerjaan mereka akan digantikan teknologi dan peluang mereka memperoleh pekerjaan serta kestabilan pendapatan akan terhambat oleh gangguan teknologi yang belum pernah terjadi sebelumnya, maupun perubahan lain dalam dunia kerja di masa depan," ujar laporan tersebut. Sukti Dasgupta, Direktur Departemen Ketenagakerjaan, Keterampilan, dan Usaha Berkelanjutan ILO, menyatakan terlalu dini menyimpulkan hubungan langsung antara pengembangan AI dan pengangguran anak muda, namun "kebetulannya cukup nyata" dan menyarankan penelitian lanjutan.

Dasgupta menambahkan bahwa dunia sedang menghadapi "ketidakpastian dan kerapuhan ekonomi global yang besar" dengan "risiko-risiko baru terkait AI yang mulai bermunculan," yang tidak menguntungkan bagi anak muda.

Laporan juga menemukan pekerjaan tradisional sebagai pintu masuk anak muda ke pasar kerja, seperti administrasi, penjualan, dan manufaktur, semakin berkurang. "Generasi yang tidak dapat menemukan pekerjaan layak tidak akan mampu membangun masa depannya dengan penuh keyakinan," kata Kepala ILO Gilbert Houngbo. Dia menegaskan bahwa hilangnya pekerjaan berkualitas untuk anak muda menyebabkan negara kehilangan talenta, produktivitas, dan kohesi sosial. "Menciptakan pekerjaan layak bagi anak muda bukan sekadar keharusan sosial, melainkan salah satu investasi paling cerdas yang dapat dilakukan sebuah negara," tambahnya.

Secara regional, kenaikan pengangguran anak muda paling besar terjadi di Afrika Utara, Amerika Utara, serta Eropa Utara, Selatan, dan Barat.

Di Asia Tengah dan Barat serta Eropa Timur, penurunan pengangguran diimbangi kenaikan jumlah anak muda NEET. Di Amerika Latin dan Karibia, kedua indikator menurun seiring menyusutnya populasi usia muda.

Negara-negara Arab dan Afrika Utara secara konsisten mencatat tingkat pengangguran anak muda tertinggi dunia, masing-masing mencapai 26,2 persen dan 22,6 persen. Laporan menyatakan bahwa peningkatan kedua indikator tersebut di wilayah itu menunjukkan hambatan struktural yang mengakar, terutama mendorong anak muda perempuan ke pinggiran masyarakat produktif.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow