Impor Minyak AS dari Arab Saudi Turun Nol pada Juli karena Konflik Teluk
Impor minyak mentah Amerika Serikat dari Arab Saudi turun menjadi nol sepanjang Juli 2026, kejadian pertama yang tercatat selama satu bulan penuh sejak 1985, menurut data awal pemerintah AS yang dilaporkan Bloombergtechnoz.
Penurunan ini terjadi akibat gangguan ekspor minyak Saudi selama beberapa bulan terakhir yang disebabkan konflik antara AS dan Iran, hampir menghentikan aliran minyak mentah dari Teluk Persia.
Departemen Energi AS menyatakan bahwa pada Juli impor minyak dari Arab Saudi terhenti total, padahal pada awal tahun kilang-kilang AS membeli lebih dari 800.000 barel minyak Saudi per hari.
Penutupan Selat Hormuz dan gangguan perang yang terkait menyebabkan lonjakan harga minyak global, sehingga kilang-kilang AS mulai mencari sumber pasokan alternatif.
Mark Lashier, CEO Phillips 66, mengatakan, "Kami mengurangi proporsi minyak mentah Timur Tengah yang masuk ke fasilitas pengolahan kami hingga di bawah 1%." Perusahaan tersebut mengirim minyak mentah ringan dari ladang-ladang AS ke kilang di New Jersey untuk menggantikan sebagian impor.
Kilang lain seperti Chevron Corp dan PBF Energy Inc juga dikenal sebagai pengguna utama minyak Saudi. Motiva Enterprises LLC, pemilik kilang terbesar AS di Port Arthur, Texas, yang dimiliki oleh perusahaan minyak negara Saudi, biasanya mengolah minyak dari Timur Tengah.
Venezuela menjadi pihak yang paling diuntungkan dari peralihan ini. Perusahaan penyulingan AS meningkatkan impor minyak mentah dari negara Amerika Latin tersebut menjadi sekitar 600.000 barel pada Juli, naik dari sekitar 100.000 barel pada awal tahun.
Meski ada minggu-minggu sebelumnya impor minyak Arab Saudi ke AS sempat turun sampai nol, Juli merupakan periode pertama selama lebih dari 40 tahun impor minyak Saudi berhenti sepenuhnya selama satu bulan penuh.
Namun, penurunan ini diperkirakan bersifat sementara. Data dari Kpler menunjukkan impor minyak mentah dari Arab Saudi ke AS diprediksi akan naik kembali sekitar 300.000 barel per hari pada bulan ini, sesuai pola historis terakhir.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow