Intel Keluarkan Penawaran Saham Rp 266,76 Triliun untuk Dukung AI
Intel mengumumkan penawaran saham senilai US$ 15 miliar atau sekitar Rp 266,76 triliun untuk mendukung permintaan komputasi kecerdasan buatan (AI), dilansir dari Detik Finance.
Penawaran saham ini akan digunakan untuk membiayai belanja modal dan modal kerja perusahaan. Intel menyoroti physical AI, silikon khusus, dan teknologi advanced packaging sebagai peluang pertumbuhan utama dalam sektor AI.
Perusahaan teknologi besar telah menggelontorkan dana besar dalam beberapa tahun terakhir untuk memenuhi permintaan AI yang terus meningkat serta membangun infrastruktur kapasitas komputasi yang dibutuhkan.
Menurut Goldman Sachs, belanja modal perusahaan teknologi diperkirakan mencapai US$ 765 miliar pada 2026 dan meningkat menjadi US$ 1,2 triliun pada 2027. Amazon diprediksi memimpin belanja tertinggi dengan faktor kelangkaan memori sebagai penyebabnya.
Bulan lalu, Intel mencatat pendapatan tumbuh tercepat dalam 15 tahun terakhir dan menaikkan proyeksi belanja modal menjadi US$ 20 miliar didorong oleh permintaan pelanggan yang kuat.
"Sebagian besar belanja modal akan digunakan untuk peralatan pabrik," ujar David Zinsner, Chief Financial Officer Intel.
Ia menambahkan bahwa perusahaan bersiap menghadapi peningkatan signifikan pada tahun 2027.
Saham Intel juga mendapat keuntungan dari pembangunan infrastruktur AI dan kepemilikan pemerintah AS sebesar 10% yang bertujuan memperkuat produksi chip dalam negeri.
Saham Intel telah melonjak 175% sepanjang 2026 dan nilainya meningkat lima kali lipat dalam setahun terakhir. Penawaran saham ini juga mencakup opsi 30 hari untuk pembelian tambahan saham senilai US$ 2,25 miliar oleh penjamin emisi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow