Penjualan Mobil di Indonesia Naik, Merek China Salip Jepang pada Juli 2026
Penjualan mobil di Indonesia naik pada Juli 2026 dengan merek asal China semakin agresif menyalip merek Jepang, dilansir dari Detik Oto.
Berdasarkan data wholesales dari Gaikindo, penjualan bulan Juli mencapai 81.115 unit, naik 4,5 persen dibanding bulan sebelumnya. Sementara retail sales tembus 77.412 unit, naik 3,6 persen dari Juni.
Toyota masih mendominasi pasar otomotif nasional dengan penjualan retail 21.008 unit, diikuti Daihatsu 12.750 unit, Mitsubishi 6.041 unit, dan Suzuki 5.844 unit.
Merek China BYD masuk ke posisi keempat dengan penjualan retail 5.240 unit dan mengungguli Honda yang mencatatkan 3.707 unit di segmen kendaraan penumpang.
Kenaikan BYD menunjukkan penetrasi mobil listrik merek China yang semakin agresif di pasar domestik.
Jaecoo berada di urutan kedelapan mobil terlaris dengan penjualan retail 3.200 unit, sementara merek China lain seperti Geely, Wuling, Chery, Aion, dan Denza belum masuk 10 besar.
Data wholesales per Juli 2026 menunjukkan Toyota di puncak dengan 21.642 unit, diikuti Daihatsu 14.153 unit, BYD 6.569 unit, dan Mitsubishi Motors 6.143 unit.
Retail sales merek per Juli 2026 mencatat Toyota 21.008 unit, Daihatsu 12.750 unit, Mitsubishi Motors 6.041 unit, Suzuki 5.844 unit, dan BYD 5.240 unit.
Secara total, pasar otomotif Indonesia sepanjang Januari-Juli 2026 tumbuh signifikan dibanding periode sama tahun lalu. Wholesales mencapai 517.742 unit naik 18,3 persen, sementara retail sales naik 12,3 persen menjadi 511.514 unit.
"Ya kalau dilihat kan memang trennya membaik, ya kan pertumbuhan ekonomi juga membaik dan lain-lain. Saya pikir daya beli masyarakat mulai tumbuh," ujar Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, di ICE BSD, Sabtu (8/8/2026).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow