Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Meluas, Akses Wisata Ditutup

Smallest Font
Largest Font

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mulai terdeteksi pada 3 Agustus dan terus meluas hingga menyebabkan penutupan seluruh akses wisata ke Gunung Bromo demi keselamatan pengunjung dan mempercepat proses pemadaman, dilansir dari Detik Travel.

Luas lahan yang terbakar meningkat pesat mencapai sekitar 520 hektare dalam beberapa hari. Kondisi medan yang sulit dan angin kencang memperparah penyebaran api. Sekitar 300 hektare terbakar hanya dalam satu malam, menurut data resmi.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan titik api pertama kali muncul di Blok Bantengan, perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang, dan diduga berasal dari jalur tikus yang merupakan akses jalan lama yang jarang dilalui.

"Kalau dugaan kita memang karena dari atas (sumber api). Dari atas punggungan (perbukitan) dari Bantengan ke arah Argosari," ujar Rudijanta.

Medan terjal di lereng curam dan tebing serta angin kencang menyulitkan upaya pemadaman dari darat, sehingga pemerintah mengerahkan helikopter untuk melakukan water bombing pada titik api yang sulit dijangkau.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat meninjau penanganan kebakaran menyatakan, "Helikopter water bombing akan digunakan secara maksimal hingga api padam." Beberapa titik api masih aktif di kawasan Tebing P-30, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, dan Gunung Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Untuk mengamankan wilayah wisata dan mendukung pemadaman, Balai Besar TNBTS menutup lima pintu masuk ke Gunung Bromo sejak Sabtu malam, yaitu Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro.

Meski penutupan berlaku untuk kawasan TNBTS yang terdampak kebakaran, Pemerintah Kabupaten Probolinggo memastikan destinasi wisata lain di wilayahnya tetap aman dikunjungi.

Pemerintah juga menempatkan prioritas pada keselamatan pengunjung dan pemulihan ekosistem yang rusak akibat kebakaran, terutama di kawasan savana dan vegetasi pegunungan yang membutuhkan waktu lama untuk pulih.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed