KKI Tindak Tegas Tenaga Medis Hina Pasien BPJS di Media Sosial
Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) mengambil tindakan terhadap sekitar 10 tenaga medis yang diduga menghina pasien BPJS Kesehatan melalui media sosial, kasus yang viral dan memicu kontroversi luas.
Para tenaga medis tersebut terdiri dari dokter, dokter gigi, dan perawat yang akan menjalani pembinaan serta pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik profesi.
Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Wiweka, menegaskan bahwa tidak ada alasan yang membenarkan tindakan bullying terhadap pasien, termasuk alasan kelelahan atau burn out.
"Apapun itu burn out atau bagaimanapun, manakala seorang dokter dalam ranah hubungan pasien dan dokter itu termasuk yang virtual, dia harus bisa mengendalikan. Karena di Pasal 21 kode etik itu disebutkan dokter harus menjaga kesehatannya, baik fisik dan mental," ujar dr Wiweka saat ditemui di Kantor KKI, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
"Itu tidak dibenarkan, itu tidak ditolerir. Mau 'saya lelah, burn out' no way nggak bisa," tambahnya.
Pimpinan KKI, Muhammad Syahril, menyatakan bahwa kasus ini lebih berkaitan dengan pelanggaran etik dalam penggunaan media sosial, bukan tindakan langsung terhadap pasien di fasilitas kesehatan.
"Yang diundang ini ada sepuluh yang sudah terdeteksi. Dokter lebih banyak. Ada dokter, ada dokter gigi, ada perawat.
Yang lain belum masuk. Mudah-mudahan tidak ada lagi dan ini menjadi yang terakhir kalau bisa," ujar Muhammad Syahril.
"Nah kasus ini mudah-mudahan sudah sepakat kita tindak lanjuti. Karena ini dugaan pelanggaran etika, khususnya etika di dalam virtual, bukan langsung nakes kepada pasien," jelasnya.
Kasus ini bermula dari curhat seorang pasien BPJS Kesehatan yang menunggu delapan jam untuk rawat inap dan mendapatkan cemoohan dari tenaga medis. Pasien tersebut dilaporkan meninggal dunia tidak lama setelah pengalamannya viral di media sosial, yang berbalik memicu kemarahan terhadap tenaga medis yang menghina.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow