Observatorium Timau Rekam Kilatan Meteor Perseid di Langit NTT

Smallest Font
Largest Font

Allsky Observatorium Nasional Timau di Nusa Tenggara Timur merekam kilatan meteor Perseid pada 13 Agustus 2026, yang dibagikan melalui akun Instagram resmi observatorium.

Kamera Allsky merekam kilatan meteor Perseid di langit Timau yang minim polusi cahaya, memungkinkan hamparan bintang terlihat jelas dalam rekaman timelapse langit malam kawasan itu, dilansir dari Detik iNET.

Perseid dinamai berdasarkan rasi bintang Perseus, di mana meteor tampak berasal dari satu titik bernama radiant, meskipun sebenarnya meteor tidak berasal dari rasi tersebut. Meteor Perseid muncul saat Bumi melewati jalur material dari Komet 109P/Swift-Tuttle, yang meninggalkan debu dan partikel kecil di orbitnya.

Ketika partikel ini memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi, interaksi menghasilkan kilatan cahaya yang terlihat sebagai meteor.

Observatorium Timau menyoroti kondisi langit yang gelap dan minim polusi cahaya sebagai keunggulan lokasi ini untuk pengamatan meteor, karena cahaya lampu perkotaan dapat menutupi kilatan meteor yang redup.

Hujan meteor Perseid merupakan fenomena tahunan yang dapat diamati sekitar Juli hingga Agustus dengan puncaknya pada bulan Agustus, yang pada tahun 2026 ini didukung oleh kondisi Bulan Baru sehingga langit malam lebih gelap dan meteor lebih mudah terlihat.

Kilatan meteor yang terekam oleh Observatorium Timau menjadi dokumentasi penting dari fenomena hujan meteor Perseid di Indonesia. Bagi para astronom, kilatan tersebut menandai jejak material komet yang telah berkeliling mengorbit Matahari sebelum memasuki atmosfer Bumi.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed