OpenAI Tunda Sebagian Pengembangan Model AI Astra Karena Risiko Keamanan Siber

Smallest Font
Largest Font

OpenAI menunda sebagian pengembangan model kecerdasan buatan terbarunya, Astra, setelah pengujian menunjukkan kemampuan coding dan keamanan siber model tersebut berkembang sangat pesat, dilansir dari Detik iNET. Evaluasi terbaru menyatakan bahwa Astra mungkin telah mencapai level "Critical" dalam kemampuan cybersecurity berdasarkan Preparedness Framework milik OpenAI, yang menandakan potensi kemampuan siber sangat tinggi. Level Critical ini menunjukkan bahwa dalam kondisi terburuk, AI tersebut dapat menemukan dan mengeksploitasi kerentanan software serius, termasuk zero-day, atau melancarkan serangan kompleks dengan intervensi manusia yang minim.

Meski demikian, OpenAI menegaskan bahwa Astra belum terbukti memiliki semua kemampuan tersebut, namun kemungkinan mencapai level Critical tidak bisa diabaikan.

Karena risiko tersebut, OpenAI menghentikan sementara beberapa aktivitas internal terkait Astra dan mulai menerapkan protokol keamanan lebih ketat. Pengembangan Astra tidak dihentikan sepenuhnya, melainkan akan dilanjutkan dengan kontrol keamanan yang diperketat untuk meminimalisir risiko penyalahgunaan model.

OpenAI mengambil langkah ini seiring kemampuan agentic AI yang terus berkembang, dimana AI tersebut dapat menjalankan serangkaian tindakan mandiri untuk menyelesaikan tugas, berbeda dengan chatbot biasa yang hanya menjawab pertanyaan. Kemampuan agentic AI sangat berguna dalam keamanan siber untuk menemukan dan memperbaiki celah software, namun juga berpotensi disalahgunakan untuk mencari kerentanan dan melakukan serangan.

OpenAI sebelumnya meningkatkan kemampuan cybersecurity pada model GPT-5.6 yang sempat mendapat perhatian pemerintah Amerika Serikat sebelum dirilis pada Juli 2026. Astra disebut memiliki kemampuan yang lebih maju, namun OpenAI belum mengumumkan kapan model ini akan diluncurkan atau tersedia bagi pengguna. Keputusan menunda sebagian pengembangan Astra bukan karena model ini telah melakukan serangan di dunia nyata, melainkan sebagai tindakan pencegahan setelah pengujian menunjukkan tingkat kemampuan keamanan siber yang memerlukan pengamanan lebih ketat.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed