Otak dan Gangguan Neurologis Bisa Menimbulkan Pengalaman Supernatural
Aktivitas paranormal sering menjadi bahan perbincangan dan menimbulkan kontroversi antara yang percaya dan yang skeptis. Dari sudut pandang ilmiah, fenomena tersebut dapat dijelaskan melalui cara otak manusia menafsirkan pengalaman secara subjektif.
Profesor psikologi Melissa Maffeo dari Wake Forest University, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa otak bisa saja menciptakan sensasi supernatural akibat salah tafsir terhadap lingkungan sekitar. Gangguan neurologis menjadi salah satu faktor pemicu utama.
Dalam sebuah studi kasus, pemberian aliran listrik kecil pada bagian kepala dapat menimbulkan efek aneh, seperti munculnya 'sosok bayangan ilusi' yang meniru gerakan pasien hingga mengganggu aktivitasnya. Beberapa orang juga melaporkan mengalami sensasi keluar dari tubuh atau out-of-body experience.
Bukti eksperimental menunjukkan bahwa area otak yang disebut temporoparietal junction berperan penting dalam menciptakan sensasi keberadaan diri di dalam tubuh. Gangguan pada area ini dapat memicu perasaan terpisah dari tubuh.
Para ilmuwan masih mempelajari bagaimana otak menggabungkan berbagai informasi dari tubuh, seperti keseimbangan dan posisi, dengan proses internal seperti rasa diri dan kendali atas tindakan. Ketika integrasi ini terganggu, muncul sensasi yang tidak biasa.
Selain itu, kesalahan penafsiran terhadap sensasi tubuh juga bisa terjadi saat tidur, terutama pada fase REM (rapid eye movement). Pada fase ini, otak mengirimkan sinyal untuk melumpuhkan otot rangka agar tubuh tidak bergerak sesuai mimpi.
Namun, jika seseorang terbangun saat masih dalam kondisi REM, mereka dapat mengalami kelumpuhan tidur (sleep paralysis) yang disertai halusinasi nyata, sebagai sisa mimpi yang dialami sebelumnya.
"Kebanyakan orang merespons hilangnya informasi sensorik tersebut dengan rasa takut," kata Melissa Maffeo, "yang membuat mereka cenderung menganggap apa yang dilihat atau didengar sebagai kenyataan."
Fenomena ini menunjukkan bagaimana mekanisme neurologis dapat membentuk pengalaman yang tampak supernatural, sekaligus menjelaskan mengapa persepsi subjektif sering berbeda dari realitas objektif.
Penjelasan ini dikutip dari Detik Health sebagai bagian dari pemahaman ilmiah terhadap pengalaman paranormal yang sering dilaporkan masyarakat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow