Pemerintah AS Investasi Rp 53,6 Triliun untuk Kembangkan Mineral dan Baterai

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan investasi sebesar US$ 3 miliar dalam pengembangan mineral penting dan proyek baterai untuk memperkuat produksi dalam negeri dan keamanan nasional, dilansir dari Detik Finance. Investasi tersebut termasuk pinjaman bersyarat US$ 1,4 miliar kepada Sila Nanotechnologies melalui Kantor Modal Strategis Kementerian Pertahanan, serta pinjaman US$ 400 juta untuk Sunrise Energy Metals dan US$ 150 juta untuk Niron Magnetics. Selain itu, Bank Ekspor-Impor AS memberikan pinjaman US$ 58 juta kepada perusahaan seperti Westwater Resources, Global Advanced Metals, dan 5E Advanced Materials.

Presiden Donald Trump mengatakan, "Mineral kritis adalah bahan baku kekuatan Amerika yang menggerakkan segala sesuatu mulai dari persenjataan canggih hingga mobil, dan kami ingin produk-produk penting ini ditambang, dimurnikan, dan diproduksi di sini, di AS."

Kementerian Energi AS mengadakan acara dengan 14 sekolah pertambangan terakreditasi untuk mendukung pengembangan karier dan mengumumkan hibah US$ 100 juta guna meningkatkan program pendidikan dan menggandakan jumlah lulusan pertambangan dalam dua tahun. Asisten Menteri Energi Audrey Robertson menyatakan, "Kita perlu berupaya melakukan beberapa perubahan sistemik terkait bagaimana kita sebagai bangsa ingin menawarkan kesempatan kepada siswa-siswa terbaik kita untuk berpartisipasi dalam industri ini."

Pentagon juga menyatakan akan mendanai proyek senilai US$ 80 juta di tiga sekolah pertambangan AS untuk mengisi kembali persediaan senjata selama konflik bersenjata melawan Iran dan mengurangi ketergantungan rantai pasok dari China.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow