Pemimpin Hamas Bertemu Utusan AS Bahas Rencana Damai Gaza di Mesir
Para pemimpin Hamas mengadakan pertemuan dengan Jared Kushner, utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, di Mesir pada hari Minggu (16/8/2026) untuk membahas implementasi rencana damai Gaza yang ditolak oleh Israel, dilansir dari Detikcom.
Dalam pertemuan tersebut, Hamas menegaskan kembali komitmennya terhadap kesepakatan damai, sementara Kushner mendesak perlucutan senjata dan mengakhiri peran Hamas dalam mengelola Gaza.
Selain itu, para menteri luar negeri dari Indonesia dan tujuh negara Muslim lainnya, termasuk Arab Saudi, juga mengutuk penolakan Israel terhadap peta jalan perdamaian Gaza yang diusulkan Presiden AS Donald Trump, menurut kantor berita AFP.
Dalam pernyataan bersama, para diplomat dari Arab Saudi, Mesir, Yordania, Pakistan, Indonesia, Turki, Qatar, dan Uni Emirat Arab menyatakan, "Kami mengutuk penolakan Israel yang dinyatakan terhadap Peta Jalan dan terhadap negara Palestina, menuduhnya merusak implementasi rencana tersebut dan upaya yang dilakukan untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi."
Di sisi lain, konflik antara Ukraina dan Rusia terus berlanjut dengan serangan udara yang menewaskan 19 orang di kedua negara. Serangan drone Ukraina menyebabkan lima orang tewas di wilayah Rostov, Rusia selatan, kata gubernur Yuri Slusar.
Tiga orang tewas di Belgorod, Kursk, dan Moskow, serta empat lainnya di wilayah Ukraina yang diduduki Rusia, menurut laporan AFP.
Militer Iran mengumumkan hadiah sebesar Rp 534 juta untuk membunuh atau menangkap tentara Amerika Serikat, dengan jumlah hadiah digandakan jika pelaku adalah wanita. Kepala Angkatan Darat Iran Amir Hatami menyatakan rencana ini disusun setelah banyak permintaan untuk berpartisipasi, dilaporkan oleh kantor berita IRNA.
Terakhir, dua drone Iran menargetkan kantor Perdana Menteri Kurdistan Irak dan rumah kepala intelijen wilayah tersebut. Perdana Menteri Kurdistan Masrour Barzani menyatakan di media sosial X bahwa serangan ini merupakan eskalasi berbahaya dan ancaman terhadap keamanan wilayah Kurdistan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow