Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem Picu Penghentian Acara
Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, terancam dihentikan lebih awal akibat penembakan yang terjadi pada Sabtu siang pukul 12.45 WIT, dilansir dari Detik Travel. Kepolisian Resor Jayawijaya menyarankan Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, untuk menghentikan agenda tersebut guna mencegah insiden susulan dan memberikan ruang bagi aparat keamanan mengejar pelaku. "Kita sarankan ke bupati untuk dihentikan," kata Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara.
Aksi penembakan menimbulkan dua korban dari masyarakat sipil yang sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Welesi sebelum dirujuk ke RSUD Wamena.
"Saat ini 2 korban tersebut puji Tuhan alhamdulillah sudah ditangani oleh Rumah Sakit Wamena dan dalam keadaan yang baik," ujar AKBP Anak Agung. Setelah kejadian, pengunjung festival dievakuasi secara bertahap ke Kantor Bupati Jayawijaya untuk keselamatan mereka.
Situasi di lokasi telah kembali kondusif, namun aparat gabungan tetap disiagakan di lapangan untuk melakukan penyisiran dan kerja sama dengan TNI serta satuan tugas lainnya. "Kita sudah melakukan penyisiran, kita juga bekerja sama dengan TNI, termasuk satuan-satuan tugas, dibantu juga dari ODC," tambah AKBP Anak Agung.
Festival Budaya Lembah Baliem yang semula dijadwalkan berlangsung 7-8 Agustus merupakan agenda budaya utama yang menarik perhatian warga lokal dan wisatawan mancanegara. Keputusan final penghentian acara kini menjadi wewenang pemerintah daerah untuk mengutamakan keselamatan masyarakat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow