Polisi Dalami Izin Impor 995 Senjata Angin di Sekolah Jakarta Selatan
Pihak kepolisian tengah mendalami izin impor 995 senjata angin yang ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (8/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa senjata tersebut diduga milik PT Lokta Karya Perbakin. Polisi berencana memanggil IWD, pihak pengimpor yang juga mantan ketua yayasan sekolah tersebut, untuk klarifikasi.
"Untuk izin impor kita sudah mengetahui bahwa PT LKP dengan inisial adalah Saudara IWD. Nah, untuk mengetahui impor dari negara mana, kami lagi mengatur untuk menjadwalkan pemanggilan terhadap Saudara IWD di minggu depan," ujar Kombes Budi Hermanto.
Polisi akan memeriksa dokumen impor terkait jenis dan jumlah senjata yang diimpor oleh PT Lokta Karya Perbakin.
"Nanti setelah pemeriksaan akan tahu kapan impornya, tujuannya untuk apa, berapa banyak," tambahnya.
Kombes Budi menegaskan bahwa dari 995 senjata tersebut, semuanya adalah senjata angin, bukan senjata api. Hanya ada satu pucuk senjata api yang ditemukan, milik DS yang telah meninggal pada 2020.
"Jadi penanganan, jangan masyarakat bias atas penemuan barang diduga berbentuk senjata, ternyata itu senjata angin," jelasnya.
Terkait izin impor, Budi menyebut aturan yang mengatur impor senjata berdasarkan Peraturan Kepolisian Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022, termasuk ketentuan peletakan senjata impor.
Polisi juga akan menyelidiki alasan penyimpanan senjata angin tersebut di sekolah swasta tersebut.
"Dan ini masih didalami terkait tentang izin impor, termasuk peletakan. Berdasarkan Perpol No 1 Tahun 2022, wajib memberitahukan surat izin impor dan gudang penyimpanan. Nah, ini masih didalami," ungkapnya.
Budi menambahkan, jika manifes barang sesuai dokumen impor, maka impor tersebut resmi, namun jika tidak sesuai, maka ada indikasi penyelundupan yang akan diselidiki lebih lanjut.
"Apabila impor itu sesuai dengan manifes, artinya ini secara resmi. Tetapi di luar manifes artinya ada penyelundupan, ada dua kluster yang berbeda yang akan didalami," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow