UEFA Boikot Lima Turnamen FIFA Terkait Kepemimpinan Infantino
UEFA mengumumkan boikot lima turnamen FIFA sebagai bentuk kekecewaan terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, setelah usulan kontroversial menjual saham Piala Dunia. Protes ini diumumkan setelah Infantino tetap mendapat dukungan memimpin FIFA.
Kelima turnamen yang terancam tanpa partisipasi negara Eropa adalah Piala Dunia Putri U-20 di Polandia, Piala Dunia Putri U-17 di Maroko, Piala Dunia Putra U-17 di Qatar, serta Piala Dunia Antarklub Putri dan Piala Dunia Putri tahun depan, dilansir dari Detik Sport.
UEFA menyatakan bahwa asosiasi anggotanya menetapkan syarat agar usulan penjualan kompetisi utama harus dicabut dan ada jaminan bahwa upaya merusak citra sepak bola tidak akan terulang.
"Asosiasi-asosiasi anggota UEFA telah sangat jelas mengenai syarat-syarat yang melekat pada keputusan untuk tidak berpartisipasi dalam kompetisi FIFA," tulis UEFA.
"Pertama, usulan untuk menjual kompetisi-kompetisi utama harus ditarik kembali, dan kedua, harus ada jaminan upaya-upaya semacam itu untuk merusak citra sepak bola dengan cara ini tidak akan pernah dilakukan lagi," tambah UEFA.
UEFA menegaskan telah kehilangan kepercayaan pada kepemimpinan Infantino dan posisi tersebut tetap berlaku meski ada pengumuman dukungan dari pejabat di bawah Presiden FIFA.
"Syarat-syarat tersebut belum dipenuhi. Selain itu, UEFA telah menegaskan dengan sangat jelas dalam pernyataannya pada hari Sabtu bahwa mereka telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino. Posisi tersebut tetap berlaku. Pengumuman kemarin, bahwa beberapa orang yang bekerja di bawah Presiden FIFA (dan yang kariernya bergantung pada dukungan beliau) setuju dengannya tidak mengubah apa pun," tegas UEFA.
Infantino mendapat tekanan untuk mundur setelah mengusulkan proyek menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta, yang membuatnya kehilangan dukungan dari beberapa negara anggota FIFA.
Namun, setelah pertemuan darurat di Rabat, Maroko, pada 5 Agustus, Infantino mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Ia kemudian mendapatkan kembali dukungan dari pejabat senior untuk melanjutkan kepemimpinannya di FIFA.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow