UI Jaga Kualitas Pendidikan Tanpa Naikkan UKT dengan Optimalisasi Guru Besar

Smallest Font
Largest Font

Universitas Indonesia (UI) berkomitmen menjaga kualitas pendidikan tanpa menaikkan biaya kuliah atau UKT dengan mengoptimalkan peran guru besar, ujar Rektor UI, Prof Heri Hermansyah, pada Rabu (12/8/2026) di Depok, Jawa Barat.

UI sebagai perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH) menghimpun pendapatan dari berbagai sumber, termasuk pemanfaatan aset universitas dan kerja sama dengan dunia usaha agar tidak bergantung pada UKT maupun dana pemerintah, kata Heri, dilansir dari Detikcom.

Heri menyatakan bahwa guru besar UI, yang jumlahnya lebih dari 400 orang, diminta aktif membangun inovasi yang menarik bagi industri dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendatangkan pendanaan non-UKT.

"Jadi kita, para guru besar ini adalah aset, bukan hanya aset UI, tetapi juga aset bangsa ini. Mereka memiliki kompetensi keilmuan yang mumpuni di bidangnya masing-masing. Dan mereka sudah selesai dengan dirinya sendiri," ujar Heri.

"Akan bisa membuat universitas menjadi lebih otonom, lebih berdikari untuk kemudian mendapatkan pendanaan, tidak bergantung pada UKT, bahkan mungkin juga tidak bergantung pada dana pemerintah, tetapi bisa mendapatkan dari berbagai kerja sama-kerja sama yang memanfaatkan aset universitas," tambahnya.

Menurut Heri, independensi dari UKT penting agar tidak membebani mahasiswa.

"Nah independensi kita dari UKT itulah sebenarnya yang kita perlukan sehingga kita tidak membebani, tidak memberatkan diri dari, apa, UKT mahasiswa," kata Heri.

Ketua Dewan Guru Besar UI, Eko Prasojo, mengungkapkan bahwa para guru besar juga dilibatkan dalam kajian masalah negara dan memberikan saran kepada pemerintah.

"Kami sekarang sedang fokus di Komite 3 DGB untuk mengkaji masalah-masalah yang emerging ya, yang current, yang banyak dibahas dan menjadi isu publik. Pada bulan Mei lalu, kita juga sudah mengirim mengenai BOP ya, Board of Peace, perjanjian perdamaian Palestina. Kemudian kita juga sudah sampaikan ke Menhan. Kemudian yang kedua, Agreement on Reciprocal Trade antara Indonesia dengan US ya," ujar Eko Prasojo.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed