Freeport Hentikan Operasi Smelter PT Smelting di Gresik Sementara Waktu
Freeport-McMoRan Inc. mengonfirmasi bahwa smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Manyar, Gresik, Jawa Timur, yang dioperasikan oleh PT Smelting, mengalami kendala sehingga operasionalnya dihentikan sementara sejak 8 Agustus 2026, dilansir dari Bloombergtechnoz.
Perbaikan smelter pertama tersebut ditargetkan selesai pada kuartal III-2026 menurut Vice President Communications FCX Linda Hayes.
"PT Freeport Indonesia mendapat pemberitahuan dari operator PT Smelting bahwa smelter yang dimiliki oleh PT Smelting dihentikan sementara pada 8 Agustus 2026 untuk melakukan perbaikan tungku. Penilaian awal menunjukkan bahwa perbaikan tersebut dapat diselesaikan pada kuartal III-2026," ujar Hayes melalui pos-el pada Rabu (12/8/2026).
Hayes menyebutkan PTFI menyesuaikan jadwal pengiriman dan mempersiapkan percepatan pengoperasian smelter kedua yang sebelumnya berhenti karena kekurangan pasokan bijih.
Target operasional smelter di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Manyar, Gresik, dimajukan menjadi akhir Agustus 2026 dari sebelumnya September 2026.
"PTFI menyesuaikan jadwal pengiriman dan melakukan persiapan untuk mempercepat pengoperasian kembali smelter greenfield baru yang 100% dimiliki dan dioperasikan oleh PTFI menjadi akhir Agustus, dari sebelumnya diperkirakan kembali beroperasi pada akhir kuartal III," tambah Hayes.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan akan menelusuri laporan kebocoran boiler di smelter Freeport di Manyar pada akhir pekan lalu.
"Saya cek dulu ya," ujar Bahlil kepada awak media di Kantor Kementerian Keuangan pada Selasa (11/8/2026).
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengaku belum mendapat informasi terkait kerusakan smelter PT Smelting milik PTFI.
"Belum, belum [mendapatkan informasi ihwal kerusakan smelter PT Smelting milik PTFI]," kata Tri di lokasi yang sama.
Sebelumnya, Mitsubishi Materials mengonfirmasi bahwa operasional fasilitas tersebut sedang dihentikan setelah gangguan pada 8 Agustus.
Smelter pertama milik Freeport ini dibangun pada 1996 dengan kepemilikan 66% oleh PTFI dan 34% oleh Mitsubishi Materials Corporation. Terletak di Gresik, Jawa Timur, fasilitas ini merupakan smelter tembaga pertama di Indonesia.
PT Smelting mampu mengolah 100.000 ton konsentrat tembaga menjadi 300.000 ton katoda tembaga setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor.
Freeport menargetkan produksi emas sebanyak 700.000 ons atau sekitar 21 ton dan produksi tembaga mencapai 800 juta pon pada tahun 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow