Ahmad Sahroni Tegaskan DPR Belum Terima Surat Presiden soal Pergantian Kapolri

Smallest Font
Largest Font

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menegaskan bahwa hingga Selasa (4/8/2026), DPR belum menerima Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, meskipun isu pergantian tersebut tengah ramai beredar.

Sahroni mengungkapkan bahwa jika surat tersebut sudah dikirim, pihak DPR pasti mengetahuinya secara terbuka. Ia membantah kabar yang menyebut surat itu sudah sampai di pimpinan DPR namun belum dibuka.

"Kagak ada, kagak ada," ujar Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. "Ya, kalau kalian sudah tahu ya kalian munculin aja. Orang kita gak ada, sama sekali belum ada," tambahnya.

Ia juga menyatakan, "Belum, gak ada masalahnya. Kalau isu dikirim kan kita udah tahu. Kalau kalian tanya pasti gua jawab. Masalahnya belum ada."

Sahroni mengakui bahwa isu pergantian Kapolri memang sedang kencang karena masa jabatan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah mencapai lima tahun. Namun, menurutnya, kinerja Kapolri sangat baik dan profesional.

"Kinerja Kapolri bagus kok. Cuman kan isu terkait dengan bagaimana Kapolri diganti kan hembusannya kencang, wajar kan beliau udah 5 tahun, gitu," kata Sahroni.

Ia menambahkan bahwa masa jabatan yang lama sering memicu opini dari pihak tertentu.

"Karena lama orang ada yang gak suka, ya apa, ya dimaklumin aja. Ya mungkin karena, 'Udahlah, udah 5 tahun lu, gantianlah,' misalnya gitu kan, ada bisa aja," ujar Sahroni.

Sahroni membela kinerja Kapolri yang dinilainya sangat profesional dalam menjaga keamanan masyarakat yang luas.

"Tapi kan ini kan aspek profesionalisme yang dilakukan oleh Pak Sigit. Dia kan bekerja luar biasa loh. Pengamanan, walaupun ada kurangnya wajarlah. Namanya pemimpin kalau gak ada kurangnya itu namanya Tuhan, gitu," ucap Sahroni.

Menurutnya, memimpin institusi sebesar Polri yang mengelola 280 juta penduduk bukan hal mudah. Meski demikian, dia yakin Presiden akan mempertahankan Jenderal Sigit karena kinerjanya yang cukup baik.

"Tapi ini kan ada kurangnya wajar, tapi dengan pekerjaan dia luar biasa mencakup 280 juta orang, gak gampang. Tapi kan ada oknum-oknum yang ya, yang mengatasnamakan institusi, itu biasa. Tapi saya yakin Presiden mempertahankan Pak Sigit karena kinerjanya cukup baik," pungkas Sahroni, dilansir dari Suara.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow