Apple Business dan Creator Studio bantu UMKM kelola perangkat dan buat konten promosi

Smallest Font
Largest Font

Apple menggencarkan pendekatan terpadu untuk kebutuhan UMKM, dari operasional hingga pemasaran, lewat kombinasi perangkat, layanan bisnis, dan aplikasi kreatif dalam ekosistemnya.

Dilansir dari Detik iNET, Apple Business ditawarkan sebagai one-stop solution bagi pemilik bisnis, terutama usaha kecil, yang sering kali harus menangani banyak peran sekaligus.

Menurut Apple, pendekatan ini berlandaskan empat prinsip: simple to get started, simple to use, simple to secure, dan simple to manage. Integrasi hardware dan software disebut menjadi fondasi agar pekerjaan bisa dilanjutkan dari satu perangkat ke perangkat lain.

Apple Business berfokus pada pengelolaan operasional perusahaan, termasuk pengaturan device management dan people management. Layanan ini juga memungkinkan pengelolaan kehadiran brand agar lebih mudah ditemukan konsumen.

Dari sisi perangkat, Apple Business menyediakan mekanisme zero-touch deployment. Dengan skema ini, perangkat untuk karyawan dapat disiapkan terlebih dahulu sehingga saat dibuka sudah siap digunakan untuk bekerja.

Perusahaan juga dapat memantau inventaris perangkat serta membuat konfigurasi yang berbeda sesuai kebutuhan tiap pekerja. Pengaturan seperti password policy dan software update dapat ditentukan oleh perusahaan tanpa harus dikonfigurasi satu per satu secara manual.

Akses karyawan pun dapat dibedakan berdasarkan peran. Organization Administrator disebut mampu mengelola seluruh fitur Apple Business, sementara staf biasa dapat menggunakan perangkat tanpa akses ke sistem administrasi, dan fitur brand dapat diberikan khusus kepada Marketing Administrator.

Brand UMKM dapat tampil di Apple Maps

Untuk kebutuhan pemasaran, Apple Business menyediakan kemampuan membuat Brand Profile. Pemilik usaha dapat mengisi logo, foto, informasi bisnis, hingga jam operasional.

Informasi yang dimasukkan kemudian dapat ditampilkan kepada pengguna melalui Apple Maps. Bagi UMKM yang sedang membangun identitas, fitur ini diarahkan untuk membantu pengelolaan informasi brand sekaligus mempermudah konsumen menemukan lokasi usaha.

Creator Studio untuk membuat konten promosi

Selain urusan operasional, Apple menyebut pembuatan konten sebagai kebutuhan yang hampir tidak bisa dipisahkan dari UMKM. Untuk itu, Apple menawarkan Creator Studio sebagai paket berlangganan yang menggabungkan sejumlah aplikasi kreatif.

Dilansir dari Detik iNET, materi yang disampaikan Apple menyebut Creator Studio mencakup 10 aplikasi dengan biaya Rp 99.000 per bulan. Salah satu contoh pemanfaatannya adalah pembuatan video promosi untuk media sosial menggunakan Final Cut Pro.

Pemilik bisnis tidak harus memiliki setup produksi profesional untuk membuat materi video. Rekaman dapat dilakukan memakai iPhone, lalu diedit dan dikemas dengan template untuk dijadikan konten promosi.

Final Cut Pro juga disebut menyediakan kemampuan memisahkan subjek dari latar belakang video. Proses ini memanfaatkan kemampuan komputasi pada chip Apple Silicon sehingga masking dapat mengikuti subjek yang bergerak di banyak frame.

Dengan pendekatan tersebut, Apple menekankan ekosistem yang tidak berhenti sebagai alat kerja individual. Ekosistem diarahkan untuk menangani onboarding dan pengelolaan karyawan, mengatur perangkat, membangun keberadaan brand, hingga memproduksi konten untuk media sosial.

Benang merahnya adalah memangkas langkah dalam pekerjaan sehari-hari: operasional dikelola melalui Apple Business, sedangkan kebutuhan kreatif dan promosi ditangani melalui perangkat Apple dan Creator Studio.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed