Banjir Bandang di Nepal Tewaskan 162 Orang dan Sebabkan Ratusan Hilang
Banjir bandang dahsyat yang melanda lembah di Nepal dekat perbatasan China pada Rabu (26/8) menewaskan sedikitnya 162 orang dan menyebabkan hampir 300 warga asing hilang, menurut kepolisian Nepal Kamis (27/8), dilansir dari Bloombergtechnoz.
Banjir tersebut merusak 80 jembatan dan 40 kilometer jalan raya beraspal, serta menyebabkan 83 personel keamanan hilang. Ratusan orang juga dievakuasi menggunakan helikopter, dengan 384 wisatawan dilaporkan hilang dari wilayah terdampak, termasuk warga India, Malaysia, dan Nepal.
Badan Survei Geologi AS menyatakan bencana terjadi akibat runtuhnya gletser dan aliran material debris yang memicu dampak dahsyat di hilir.
Presiden China Xi Jinping memerintahkan operasi penyelamatan besar-besaran setelah banjir dan tanah longsor juga melanda Kabupaten Gyirong, Tibet, yang menewaskan tiga orang dan membuat 558 hilang, menurut China Central Television.
Pesawat angkut milik Angkatan Udara China dikerahkan untuk mengoordinasikan penyelamatan di wilayah tersebut, menurut Xinhua News Agency.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bekerja sama dengan otoritas setempat untuk membantu Nepal dan menyediakan dana darurat sebesar US$500.000. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyebut 34 warga Australia masih belum ditemukan.
Analisis citra satelit awal mengungkap banjir di Sungai Lhende dipicu tanah longsor di perbatasan Nepal-China, menurut otoritas Nepal melalui media sosial.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow