Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas di Bandara Soekarno-Hatta

Smallest Font
Largest Font

Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama Bareskrim Polri berhasil menggagalkan dua kasus penyelundupan emas yang tidak memenuhi ketentuan ekspor di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Kasus pertama melibatkan 41 keping emas berbentuk silinder dengan kadar 24 karat dan berat total 17,43 kg, dengan nilai ekonomi sekitar Rp46 miliar. Sedangkan kasus kedua berupa emas cast bar dengan berat 6,35 kg dan nilai sekitar Rp17 miliar, dilansir dari Detik Finance.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa keberhasilan ini berkat kerja sama berbagai pihak dan teknologi pemeriksaan yang ketat terhadap setiap penumpang yang berangkat melalui bandara.

"Dalam waktu kurang dari 24 jam, Bea Cukai menindak dua modus berbeda. Yang pertama dengan cara memasukkan ke dalam lubang wanita dan dubur. Pada kasus berikutnya, mereka memanfaatkan oknum petugas ground handling untuk membawa emas kepada penumpang," ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Aula Gedung B KPU Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Kamis, 13 Agustus 2026.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama menjelaskan kronologi kedua kasus tersebut. Kasus pertama bermula dari kecurigaan terhadap tujuh warga negara China yang membawa emas dalam tas hand carry saat hendak terbang ke Hong Kong.

"Ditemukan emas dalam bentuk silinder atau telur seperti yang ada di depan, disembunyikan di dalam tas, celana yang dimodifikasi, dimasukkan ke dalam mohon maaf kemaluan atau inserter baik di kemaluan maupun di dubur. Sehingga ini tentunya berpengaruh pada gerak tubuh pembawa," ujar Djaka.

Kasus kedua berawal dari informasi Avsec mengenai dugaan pembawaan emas oleh staf ground handling di loading dock Terminal 3 Kedatangan Internasional. Pengawasan dilakukan hingga terjadi serah terima emas kepada penumpang tujuan Dubai.

"Penindakan dilakukan terhadap dua orang WNI yaitu staf ground handling dan penumpang tujuan Dubai. Ditemukan emas dalam bentuk cast bar dengan kadar yang beragam yang disembunyikan dalam tas ransel dan koper kabin," kata Djaka.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed