BPS Catat Kenaikan Harga Daging Ayam Ras di 188 Wilayah Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga daging ayam ras di 188 dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia, menurut data terbaru yang disampaikan pada 10 Agustus 2026, dilansir dari Bloombergtechnoz. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan bahwa meski kenaikan terjadi di banyak wilayah, rata-rata harga daging ayam ras nasional masih di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) konsumen, yakni Rp39.712 per kilogram dibandingkan HAP Rp40.000 per kilogram. Amalia mengingatkan pemerintah agar mewaspadai tren kenaikan harga yang berkelanjutan karena berpotensi membuat harga melewati HAP secara nasional maupun daerah.

Dia menjelaskan bahwa di Bangka Selatan, perubahan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging ayam ras mencapai 34,58%, namun harga masih sekitar 3% di bawah HAP.

"Kalau kita lihat jumlah kabupaten atau kota yang mengalami kenaikan IPH [Indeks Perkembangan Harga] daging ayam ras sudah ada 188 kota yang mengalami kenaikan," ujar Amalia dalam Rakor Inflasi Nasional pada Senin (10/8/2026). Di Kota Binjai, kenaikan IPH tercatat sebesar 29,78% dengan harga daging ayam sudah sekitar 5% di atas HAP.

Amalia juga menyoroti Kabupaten Kepahiang di mana perubahan IPH sudah 21,34% dan harga daging ayam ras 20% di atas HAP, sehingga perlu perhatian khusus karena kenaikan harga sudah melewati 15%. Selain itu, BPS melaporkan pada minggu pertama Agustus 2026, sebanyak 17 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga Gabungan (IPHG) dibandingkan bulan sebelumnya, sementara 21 provinsi mengalami penurunan.

Komoditas yang menyumbang kenaikan IPH di 17 provinsi tersebut antara lain daging ayam ras, cabai rawit, dan cabai rawit merah.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow