BRIN Tampilkan Riset Baterai Kuantum dan Teknologi Sensor Futuristik

Smallest Font
Largest Font

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan riset teknologi canggih mereka, termasuk baterai kuantum dan sensor magnetik berbasis berlian, setelah mendapat kritik warganet soal produk sederhana seperti sepatu dan genteng, dilansir dari Detikcom.

BRIN mengembangkan teknologi berbasis fisika kuantum melalui Pusat Riset Fisika Kuantum. Salah satu inovasi adalah quantum magnetometry, sensor kuantum yang menggunakan berlian dengan NV Center untuk mengukur medan magnet dengan sensitivitas tinggi.

"Nah, terkait riset futuristik, di BRIN-Q, kami sedang mengembangkan quantum magnetometry, teknologi sensor kuantum berbasis berlian (NV Center) yang mampu mengukur medan magnet dengan sensitivitas sangat tinggi," tulis akun resmi @quantumresearch.id pada 8 Agustus 2026.

Baterai kuantum menyimpan energi dalam keadaan kuantum atom atau molekul, berbeda dari baterai biasa yang memakai reaksi elektrokimia. Interaksi kolektif antar unit penyimpan energi dalam baterai kuantum memungkinkan pengisian secara simultan dengan peningkatan daya pengisian.

Meski riset ini masih dalam tahap pengembangan, para peneliti dunia berlomba menciptakan model baterai kuantum paling optimal. Tantangan utama adalah menjaga energi dan keadaan kuantum agar tidak hilang, serta memastikan baterai cepat terisi, tahan lama, dan efisien saat digunakan.

Australia menjadi salah satu negara terdepan dalam eksperimen baterai kuantum, sementara BRIN sudah menghasilkan delapan makalah ilmiah terkait baterai kuantum yang menunjukkan kontribusi penting Indonesia dalam bidang ini.

Menanggapi spekulasi anggaran Rp 6 triliun BRIN hanya digunakan untuk membuat sepatu, genteng, dan keripik, BRIN menegaskan anggaran tersebut untuk berbagai kebutuhan selama satu tahun. Sepatu yang diproduksi memakai bahan Smart Rubber yang dikembangkan dengan teknologi tinggi milik BRIN.

BRIN berharap publik lebih menyoroti teknologi Smart Rubber yang bisa diaplikasikan di berbagai industri seperti otomotif, penerbangan, dan keamanan, bukan hanya fokus pada produk akhir seperti sepatu atau sandal.

Begitu pula dengan keripik ubi, BRIN mengajak masyarakat untuk menghargai varietas unggul ubi ungu hasil riset dan inovasi BRIN daripada produk keripiknya semata.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow