Daniel Johan Raih Penghargaan Legislator Benteng Nelayan dan Petani 2026
Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menerima penghargaan untuk kategori Legislator Benteng Nelayan dan Petani pada malam penganugerahan detiktimur Awards 2026 di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (7/8/2026), sebagai bentuk apresiasi atas perjuangannya bagi petani dan nelayan di Indonesia Timur.
Penghargaan ini diberikan oleh detikSulsel yang menilai tokoh-tokoh dengan inovasi, kepemimpinan, dan program berdampak bagi kemajuan masyarakat. Seleksi dilakukan ketat oleh dewan redaksi detikcom dan detikSulsel berdasarkan inovasi, kreativitas, dampak nyata, dan keaktifan tokoh di bidangnya.
Daniel Johan dikenal sebagai legislator yang konsisten memperhatikan sektor pertanian, perikanan, dan pangan. Ia mendorong evaluasi kebijakan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak agar disesuaikan dengan kondisi lapangan guna meringankan beban nelayan dan pelaku usaha perikanan nasional.
"Saya aktif mendorong regulasi dan hilirisasi komoditas untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas akses pasar bagi petani," ujar Daniel Johan.
Rekam jejaknya yang paling menonjol adalah penanganan krisis jeruk Sambas di Kalimantan Barat, yang sempat mengalami penurunan tajam produktivitas akibat serangan hama dan masalah tata niaga pada 2014-2019.
"Saya membawa masalah ini ke tingkat nasional melalui Komisi IV DPR RI untuk mendapatkan perhatian yang lebih serius," kata Daniel Johan.
Melalui fungsi pengawasan DPR, ia mendesak pembatasan impor jeruk dan mengusulkan dukungan anggaran rehabilitasi lahan secara bertahap kepada pemerintah. Langkah ini menggerakkan Kementerian Pertanian membangun kawasan jeruk terintegrasi seluas 2.400 hektare di Kabupaten Sambas.
Program pemulihan diperluas hingga mencakup lebih dari 20 ribu hektare sentra produksi jeruk di seluruh Indonesia dengan bantuan benih dan program Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat untuk menanggulangi penyakit CVPD.
Keberhasilan pemulihan ini mengembalikan daya saing produk lokal sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Banyak petani Sambas kini dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga berkat bangkitnya komoditas unggulan tersebut, dilansir dari Detikcom.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow