Eks Ketua Yayasan Bantah Sembunyikan Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang

Smallest Font
Largest Font

Eks Ketua Yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Indra Wargadalem, membantah memiliki dan menyembunyikan senjata api di sekolah tersebut. Ia mengakui hanya memiliki 995 pucuk senapan angin legal yang digunakan untuk kegiatan ekstra kurikuler menembak sejak tahun 2020, dilansir dari Bloombergtechnoz.

Kuasa hukum Indra, Alhadid Endar Putra, menyatakan bahwa kegiatan ekskul menembak sudah berlangsung bertahun-tahun dan diketahui seluruh pengurus yayasan serta sekolah. Senapan angin tersebut difasilitasi oleh PT Lokta Karya Perbakin yang berizin dan disepakati untuk kegiatan tersebut.

Alhadid menyebutkan bahwa kasus ini muncul akibat sengketa internal antara tiga pembina yayasan. Indra sudah dipaksa keluar dari kawasan sekolah sejak April 2026 dan tidak bisa mengakses ruangannya yang kini dikunci oleh yayasan.

"Kita tak boleh masuk dari April. Jadi apa saja yang mereka rencanakan dan taruh di dalam situ, kita tidak tahu," ujar Alhadid.

Alhadid juga menyampaikan bahwa saat ini kliennya tengah menjalani proses perdata melawan pembina yayasan yang mengelola sekolah di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Muncul isu senjata api dan narkoba di tengah proses tersebut dinilai sebagai upaya lain dari pihak lawan.

"Ini mereka mungkin sudah tidak ada cara lain, jadi ya begini jadinya," kata Alhadid.

Alhadid memastikan kliennya tidak memiliki barang-barang lain yang dituduhkan, seperti senjata api, amunisi, alat pembuat peluru, narkoba jenis sabu dan ganja, serta 25 VCD berkonten pornografi yang ditemukan di bekas ruangannya.

"Saya tidak tahu punya siapa, tapi yang pasti ditanyakan kepada pihak yang menguasai sejak April 2026," ujar dia.

Lebih lanjut, Alhadid menyebutkan senapan angin yang ditemukan sudah tidak dapat digunakan karena rusak dan berkarat. Hal ini terjadi karena ekskul menembak vakum setelah salah satu pembina yayasan meninggal dunia pada 2024 sehingga kegiatan dan perawatan alat berhenti.

"Sudah tidak bisa digunakan lagi itu airsoft gun-nya. Ini hanya klarifikasi semua, izin-izinnya juga kami miliki," kata Alhadid.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed