Elon Musk Ungkap Rencana Pabrik Satelit Robotik di Bulan

Smallest Font
Largest Font

Elon Musk mengungkap rencana SpaceX untuk membangun pabrik satelit robotik di Bulan saat bertemu dengan para investor, Selasa ini, dengan tujuan memperbesar skala ekonomi luar angkasa.

Musk menjelaskan bahwa fasilitas tersebut akan banyak dioperasikan oleh robot dan memanfaatkan energi surya serta radiasi di permukaan Bulan, sehingga dapat meningkatkan ekonomi luar angkasa hingga 1.000 hingga satu juta kali lipat dibandingkan Bumi, menurut dilansir dari Detik iNET.

Patrick Suermann, profesor ilmu konstruksi di Texas A&M University, menilai gagasan manufaktur di Bulan masuk akal secara ekonomi karena gravitasi Bulan lebih rendah, sehingga kebutuhan bahan bakar untuk meluncurkan satelit lebih sedikit dibandingkan dari Bumi.

"Menurut saya itu langkah yang bijak karena bagian paling mahal dari sebuah peluncuran adalah bahan bakar untuk membawa muatan keluar dari atmosfer kita," ujar Suermann.

Ia menambahkan bahwa jika SpaceX dapat mencapai produktivitas seperti pabrik mereka di Bumi dan menekan biaya peluncuran ke orbit cislunar, orbit rendah Bumi, atau Mars, hal itu akan menjadi faktor utama pendorong proyek tersebut.

Namun, SpaceX juga mencatat kerugian besar dalam kuartal tersebut, yakni USD 542 juta dari segmen antariksa dan USD 1,257 miliar dari operasi kecerdasan buatan, seperti yang diungkapkan oleh Musk kepada para investor.

"Jika Anda menerapkan sebagian kecil keahlian rekayasa yang digunakan untuk meluncurkan roket raksasa ke orbit secara rutin dan andal pada pusat data di Bumi, hal itu -- terus terang -- ibarat tim New York Yankees yang turun bertanding melawan tim bisbol anak-anak (Little League)," kata Musk.

Kerugian finansial ini diimbangi oleh keuntungan dari lini bisnis konektivitas, terutama konstelasi satelit komunikasi Starlink, sehingga SpaceX mencatat kerugian operasional sebesar USD 143 juta secara keseluruhan.

Musk juga menyoroti keberhasilan dua uji terbang terbaru roket Starship yang meluncurkan 20 satelit Starlink dan kembali ke Bumi meskipun terjadi kebakaran sesaat setelah pendaratan di laut. Uji terbang ke-14 Starship dijadwalkan pada akhir Agustus.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow