Jenderal Top AS Cari Cara Akhiri Perang dengan Iran
Jenderal top Amerika Serikat, Dan Caine, diam-diam mencari cara untuk mengakhiri perang dengan Iran yang telah berlangsung selama lima bulan. Sementara itu, Presiden Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa konflik ini akan segera berakhir.
Trump menilai Iran tidak akan mampu bertahan lama jika perang berlanjut dan menyebut perundingan dengan Iran berjalan sangat baik pekan ini, memunculkan harapan akan penyelesaian segera. Ia juga mengisyaratkan kemungkinan pembukaan kembali Selat Hormuz yang saat ini diblokade Angkatan Laut AS.
Menurut laporan CNN yang mengutip tiga sumber, Caine telah menjelaskan kepada penasihat utama Trump bahwa opsi militer yang ada berisiko menjadi bumerang dan kekuatan udara saja kemungkinan tidak akan mencapai tujuan yang diharapkan.
"Caine sedang mencari jalan keluar," ujar salah satu sumber.
Dia juga membahas kekhawatiran mengenai opsi militer dengan pejabat penting lainnya termasuk Direktur CIA John Ratcliffe, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Wakil Presiden JD Vance. Diskusinya bertujuan untuk memperjelas keterbatasan opsi militer, termasuk tanpa pengerahan pasukan darat.
"Saya pikir itu hanyalah caranya untuk melindungi militer," kata sumber tersebut kepada CNN, merujuk pada diskusi Caine dengan pejabat keamanan nasional.
Trump sendiri menentang pengerahan pasukan darat dan percaya pengeboman udara bisa memaksa Iran menerima kesepakatan. Namun, Caine dan kabinet menganggap hal itu tidak realistis.
Sumber menyatakan Caine berpendapat tidak ada solusi militer mudah untuk mengakhiri perang ini.
Seorang pejabat Gedung Putih memuji kontribusi Caine kepada tim keamanan nasional Trump, mengatakan, "Jenderal Caine adalah aset yang luar biasa bagi tim keamanan nasional Presiden Trump, dan keberhasilan luar biasa dari Operasi Epic Fury, Midnight Hammer, dan Absolute Resolve telah terbukti."
"Jenderal selalu memberikan informasi yang akurat dan tidak bias serta sejumlah pilihan kepada Panglima Tertinggi, yang pada akhirnya membuat keputusan berdasarkan apa yang menurutnya terbaik untuk keamanan nasional AS," tambah pejabat itu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow