Jose Mourinho Ungkap Konflik Lama dengan Iker Casillas di Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Kembalinya Jose Mourinho sebagai pelatih Real Madrid kembali diwarnai kisah konflik lama dengan sejumlah pemain, terutama Iker Casillas, seperti terungkap dalam dokumenter Netflix "Mourinho".

Mourinho menangani Real Madrid dari 2010 hingga 2013 dan berhasil memenangkan Copa del Rey serta La Liga dengan rekor poin. Namun, ia gagal membawa Madrid meraih gelar Eropa dan meninggalkan klub setelah musim tanpa trofi terakhirnya.

Hubungan Mourinho dengan Casillas memburuk terutama pada musim 2012/2013 ketika Casillas kehilangan posisi sebagai penjaga gawang utama dan tersisih dari tim.

"Hubungan saya dengan Jose sangat dingin. Pada tahun-tahun itu, saya benar-benar merasa semuanya dibawa sampai batas tertentu hingga akhirnya tali itu putus," ujar Casillas dalam dokumenter tersebut.

Mantan gelandang Real Madrid, Sami Khedira, yang kini menjadi staf kepelatihan Mourinho, menilai perselisihan tersebut berdampak negatif pada suasana tim.

"Casillas merupakan legenda yang dicintai pendukung, tetapi keputusan Mourinho mencadangkannya dan persoalan lain membuat ruang ganti menjadi sangat buruk," kata Khedira.

Khedira juga menyebut hubungan Mourinho dengan beberapa pemain lain seperti Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos turut memburuk, padahal mereka penting untuk suasana ruang ganti.

Mourinho menjelaskan bahwa permintaan Casillas terkait waktu libur, jadwal latihan, dan kebijakan menginap pemain membuatnya sadar bahwa para pemain saat itu terlalu dimanjakan.

"Dalam tiga percakapan awal dengan Casillas, dia meminta tambahan waktu libur, menggeser latihan karena kemacetan, dan para pemain ingin tidak menginap di hotel sebelum pertandingan," jelas Mourinho.

Selain itu, Mourinho juga mengungkap sikapnya yang sering berseteru dengan Barcelona, yang menurutnya adalah perang saat kedua klub bertemu.

Dokumenter ini muncul bertepatan dengan laporan adaptasi tim Real Madrid saat ini terhadap aturan ketat Mourinho di pusat latihan Valdebebas, termasuk sistem denda dan perubahan nutrisi serta pemulihan cedera.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menunjuk Mourinho untuk mengembalikan kontrol atas pemain setelah musim penuh kekacauan.

Namun, masa depan hubungan positif ini masih harus dilihat, mengingat reputasi Mourinho yang kerap bermasalah dengan pemain selama kariernya.

"Sikap Mourinho yang dalam dokumenter tidak menunjukkan banyak penyesalan atas konflik masa lalu membuat kemungkinan persoalan serupa kembali menjadi perhatian," tulis ulasan SI.

Kini, Mourinho menghadapi tantangan ruang ganti Real Madrid yang diisi banyak pemain dengan ego besar, seperti yang terjadi pada Kylian Mbappe dan Vinicius Jr. musim lalu, yang bisa menjadi potensi konflik baru.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow