Kapten Pilot Air India Positif Obat Terlarang Setelah Insiden Turun Mendadak

Smallest Font
Largest Font

Kapten pilot maskapai Air India Ltd yang memimpin penerbangan dari Phuket, Thailand, menuju Delhi pada 4 Agustus lalu dinyatakan positif menggunakan obat-obatan terlarang setelah tes kedua, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut dan dilansir dari Bloombergtechnoz.

Pesawat Airbus A320 itu mendadak turun ketinggian sekitar 300 kaki dalam penerbangan, menyebabkan 20 penumpang dan empat awak kabin terluka. Pesawat mengangkut 137 penumpang dan delapan awak saat kejadian.

Insiden ini sedang diselidiki oleh Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB). Pemerintah India menyatakan pilot menjalani pemeriksaan narkoba kedua setelah tes pertama yang bersifat cepat menunjukkan hasil non-negatif.

"Pemeriksaan zat psikoaktif adalah prosedur standar dalam investigasi insiden serius," ujar sumber yang meminta namanya dirahasiakan karena sifat hasil tes tersebut. "Pemeriksaan kedua juga menunjukkan hasil positif."

Juru bicara Air India tidak memberikan komentar terkait hasil tes narkoba pilot tersebut.

Menurut pernyataan pada 11 Agustus, otoritas investigasi kecelakaan udara Prancis dan perwakilan teknis Airbus yang berbasis di Prancis turut membantu AAIB dalam investigasi ini.

Industri penerbangan India tengah menghadapi sorotan ketat terkait keselamatan menyusul kecelakaan fatal pesawat Boeing 787 Dreamliner milik Air India tahun lalu dan sejumlah pelanggaran keselamatan lainnya.

Insiden ini menjadi tantangan baru bagi Air India yang dimiliki oleh Tata Group, terutama setelah mencatat kerugian rekor sebesar 220 miliar rupee pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret. CEO baru, Tewolde Gebremariam, menghadapi tekanan besar dalam mengelola masalah keselamatan ini.

Berdasarkan aturan regulator penerbangan India, karyawan yang pertama kali dinyatakan positif akan dirujuk ke program rehabilitasi dan harus menjalani pemeriksaan ulang untuk kembali bertugas. Hasil positif kedua berujung pada penangguhan lisensi selama tiga tahun, sedangkan positif ketiga menyebabkan pencabutan lisensi secara permanen.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow