Menteri ESDM Bahlil Bahas Pembatasan BBM Pertalite untuk Kendaraan Mewah

Smallest Font
Largest Font

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap rencana pembatasan penggunaan BBM Pertalite yang akan menyasar masyarakat golongan desil 9 dan desil 10 yang tergolong kaya. Pembatasan ini bertujuan agar subsidi BBM dapat lebih tepat sasaran.

Bahlil menyatakan bahwa selama ini masyarakat kaya masih mendapatkan subsidi BBM Pertalite, padahal subsidi tersebut seharusnya diberikan kepada yang lebih berhak. "Masa orang kaya harus kita subsidi, contoh Pertalite, desil 9, desil 10 masih kena, masih dapat subsidi. Nah ini yang kita mulai bahas sistemnya segala macam.

Supaya apa? Angka subsidi yang ratusan triliun ini betul-betul diberikan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," ujar Bahlil.

Skema pembatasan belum final, namun Bahlil menyebut pembatasan akan menyasar jenis kendaraan yang menggunakan BBM subsidi. "Nanti menyangkut pembatasan itu nanti kan ada jenis kendaraan. Jangan pakai BMW, pakai Mercy, masa pakai minyak subsidi. Itu yang dimaksudkan oleh Pak Menteri (Keuangan)," lanjut Bahlil.

Hingga kini, Pertalite masih bisa dibeli oleh kendaraan apa saja dengan barcode myPertamina, dengan pembatasan maksimal pembelian 50 liter per hari per kendaraan. Namun, dari catatan detikOto, masih ada mobil mewah seperti Toyota Alphard generasi terbaru yang menggunakan Pertalite, padahal pajak tahunannya mencapai Rp 21 juta dan spesifikasinya memerlukan BBM dengan RON minimal 91.

Penggunaan Pertalite tidak cocok untuk semua kendaraan. Buku panduan tiap mobil biasanya mencantumkan jenis BBM yang sesuai berdasarkan rasio kompresi mesin. Pertalite memiliki oktan 90 dan cocok untuk kendaraan dengan rasio kompresi 9:1 hingga 10:1, seperti dikutip dari laman Pertamina Patra Niaga. Penggunaan BBM yang tidak sesuai dapat merusak mesin dalam jangka panjang.

Di laman resmi tersebut juga dijelaskan, "Pertalite dengan kadar sulfur kurang dari 500 ppm, kompatibel dengan sebagian besar mesin kendaraan di Indonesia. Aditif yang terkandung di dalamnya meningkatkan efisiensi pembakaran, sehingga memungkinkan jarak tempuh yang lebih jauh."

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow