Kuliner Bubur Tambue dari Kacang Filipina Khas Kepulauan Talaud

Smallest Font
Largest Font

Bubur tambue merupakan hidangan khas dari Kepulauan Talaud yang menggunakan kacang Filipina sebagai bahan utama. Hidangan ini biasa dikonsumsi saat sarapan atau sebagai cemilan bersama sambal khas bernama dabu sarit. Bubur ini memiliki cita rasa gurih dengan tekstur luar yang empuk dan bagian dalam yang lembut namun tetap padat saat digigit.

Dabu sarit adalah sambal yang dibuat dari campuran cabai, tomat, ikan laut, dan santan, yang memberikan rasa khas pada sajian ini. Kacang Filipina yang digunakan sebenarnya adalah jenis kacang merah kecil dengan bentuk bundar menyerupai kacang hijau berwarna merah. Masyarakat Talaud membedakannya dari kacang merah brenebon yang berukuran lebih besar dan berbentuk lonjong atau agak panjang.

Proses pembuatan bubur tambue dimulai dengan mencuci dan membersihkan kacang merah, kemudian direndam selama dua hingga tiga jam sebelum dibilas. Setelah itu, kacang dimasukkan ke dalam panci bersama beras dan air dengan takaran sekitar satu jari telunjuk di atas permukaan bahan.

Campuran tersebut dimasak dengan api sedang selama 10 hingga 15 menit hingga kacang merah menjadi empuk. Selanjutnya, santan dan daun pandan ditambahkan dan direbus sampai mendidih dan santan meresap ke dalam bubur. Setelah santan menyatu dan bubur hampir kering, api dimatikan, dan garam ditaburkan untuk penyedap. Panci kemudian ditutup dan bubur didiamkan selama 30 menit sebelum siap disajikan.

Hidangan ini selalu hadir dalam setiap acara adat di Kepulauan Talaud sebagai bagian dari tradisi kuliner yang khas dan menggugah selera, seperti dikutip dari Detik Travel.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow