Presiden Marcos Jr. Tegaskan Kerja Sama Ekonomi Filipina dan Cina Meski Sengketa Laut Cina Selatan

Smallest Font
Largest Font

Presiden Ferdinand Marcos Jr. menyatakan optimisme bahwa Filipina dan Cina dapat melanjutkan kerja sama ekonomi, termasuk eksplorasi energi bersama, meski ada sengketa di Laut Cina Selatan, Jumat (14/08) di Manila, dilansir dari Detikcom.

Marcos menyebutkan contoh kerja sama yang sudah terjalin, seperti pasokan energi saat konflik di Asia Barat tahun 2026. Ia menegaskan tidak ada kebijakan yang menjauhkan Filipina dari Cina.

"Saya rasa tidak ada pernyataan kebijakan apa pun yang menyatakan bahwa kami menjauhkan diri dari Cina," ujar Marcos. Ia menambahkan Cina masih menjadi salah satu investor terbesar di Filipina.

Hubungan Filipina dan Cina telah lama tegang dan diuji kembali lewat konfrontasi di Laut Cina Selatan, termasuk bentrokan di Second Thomas Shoal pada Juli 2026 dan insiden meriam air dekat Scarborough Shoal, serta sanksi Beijing terhadap menteri pertahanan Filipina.

Marcos menyampaikan Filipina memerlukan pasokan energi aman dengan cadangan gas lepas pantai di Reed Bank, terumbu karang di zona ekonomi eksklusif Filipina, yang menjadi titik pembahasan eksplorasi bersama namun terhambat masalah kedaulatan.

"Kami harus mencari cara baru ... diskusi ini semakin mengemuka dan di titik saat ini, saya pikir kita telah maju," kata Marcos, menambahkan bahwa semua pihak ingin keberhasilan eksplorasi tersebut.

Marcos menegaskan posisi Filipina kuat meski Beijing mengklaim hampir seluruh Laut Cina Selatan, jalur perdagangan bernilai lebih dari 3 triliun dolar AS tiap tahun, meski Putusan Arbitrase 2016 membatalkan klaim itu.

"Tidak ada pengaturan khusus dengan Beijing yang mewajibkan Manila meminta izin untuk operasi di Laut Cina Selatan atau melepaskan hak-haknya," kata Marcos, menegaskan posisi Manila tidak melemah.

Dalam pidato kenegaraan 27 Juli 2026, Marcos mengecam klaim Cina dan menegaskan Filipina akan mempertahankan Putusan Arbitrase 2016. "Rakyat Filipina tidak akan tunduk kepada pihak penakluk," ujarnya, yang dianggap sebagai kritik terselubung terhadap Cina oleh kantor berita AP.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow