Obesitas Picu Risiko Penyakit Serius dan Butuh Penanganan Tepat
Obesitas menjadi masalah kesehatan yang serius karena dapat menimbulkan berbagai risiko penyakit berat. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, obesitas termasuk penyebab kematian tertinggi kelima di tanah air. Kondisi ini memicu penyakit lain seperti gangguan jantung dan diabetes yang membahayakan nyawa.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat obesitas berkontribusi pada sekitar 15 juta kematian global setiap tahunnya. Penyebab obesitas sangat beragam, mulai dari faktor genetik hingga kebiasaan kurang tidur yang berdampak pada keseimbangan hormon pengatur nafsu makan. Kurang tidur meningkatkan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar dan menurunkan hormon leptin yang membuat kenyang, sehingga mendorong konsumsi makanan berlebihan.
Faktor lain yang memperparah obesitas adalah pola hidup tidak sehat, terutama kurangnya aktivitas fisik. Olahraga rutin minimal 30 menit tiap hari sangat dianjurkan untuk menjaga berat badan tetap ideal.
Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, detikcom mengadakan Health Corner dengan fokus edukasi obesitas, diabetes, cara pencegahan dan penanganannya. Acara ini juga membahas pola diet yang efektif bagi yang mengalami kesulitan menurunkan berat badan. Narasumber yang hadir antara lain Kepala BPOM Prof dr Taruna Ikrar, praktisi klinis RS Brawijaya dr Prinindita Artiara Dewi, dan Associate Director Medical & Regulatory Novo Nordisk Indonesia dr Riyanny Meisha Tarliman. Mereka akan membahas bahaya produk pelangsing ilegal serta meningkatkan literasi regulasi produk diet.
Diskusi ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat dan waspada terhadap produk diet abal-abal yang berbahaya. Acara Health Corner dapat disaksikan secara langsung pada Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 13.00 di situs Website detikcom dan detikhealth.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow