Pelaku Pelecehan Turis China di Lovina Bali Ditangani Pemerintah Desa
Kejadian pelecehan seksual terhadap turis China viral di media sosial setelah video insiden tersebut tersebar, menunjukkan seorang pria lokal di Lovina, Desa Kalibukbuk, Bali mendekati korban saat liburan.
Video yang diunggah akun Instagram @aurosa_a memperlihatkan pria lokal dengan kalung peluit bersalaman dengan korban, namun jabat tangan berlangsung lama dan berujung pada tindakan pelecehan.
Korban yang bernama Aurosa menceritakan bahwa dia baru sadar saat itu sudah terlambat menyadari maksud pria tersebut.
"Kenapa kamu berjabat tangan selama itu? Aku nggak tahu sebenarnya kamu mau melakukan apa. Sampai akhirnya aku sadar, ternyata sudah terlambat," ujar Aurosa.
Setelah kejadian, Aurosa merasa trauma dan menangis dalam perjalanan kembali ke penginapan.
Pemerintah Desa Kalibukbuk menindaklanjuti laporan tersebut dengan memanggil pelaku bernama Wayan Sedana alias Nane, yang diketahui warga desa setempat dan sering terlihat di sekitar kawasan Lovina.
"Kejadiannya Sabtu, kebetulan Minggu baru tahu. Dapat laporan dari nelayan, kemudian Senin kita panggil dan kita selesaikan," ujar Perbekel Desa Kalibukbuk I Ketut Suka, dilansir dari Detik Travel.
Ketut Suka mengonfirmasi bahwa Nane adalah warga Desa Kalibukbuk yang sering beraktivitas di sekitar lokasi kejadian.
"Dia sebetulnya warga Kalibukbuk, tapi dulunya orang Kampung Anyar. Sering kelihatan mondar-mandir di jalan, kadang naik Scoopy merah," tambahnya.
Berdasarkan informasi nelayan yang diterima pemerintah desa, Nane diduga menghampiri turis China setelah mengamati aktivitas dolphin watching dan bertemu korban di kawasan sebelum Hotel Starlight.
"Katanya pagi, menurut nelayan, sehabis lihat tamu dolphin dia jalan ke utara, sebelum Hotel Starlight ketemu tamu China," jelas Ketut Suka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow