Pemerintah AS Jajaki Investasi Mineral Kritis untuk Industri Pertahanan
Pemerintah Amerika Serikat membuka tawaran investasi bagi produsen dalam negeri untuk mineral kritis yang digunakan pada jet tempur, kacamata penglihatan malam, dan pelindung baja tank, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz pada 26 Agustus 2026. Konsorsium Basis Industri Pertahanan (DIBC) di bawah Departemen Pertahanan AS mengajukan permintaan proposal untuk mengisi kesenjangan produksi mineral indium, mangan, magnesium, dan titanium di dalam negeri. Batas waktu pengajuan proposal ditetapkan sampai 17 September 2026, menurut dokumen resmi yang dirilis pada Jumat.
Proyek yang diusulkan dapat mencakup berbagai tahap rantai pasok, mulai dari penambangan, pemrosesan, pemurnian, pembuatan paduan logam, hingga daur ulang.
Ini merupakan permintaan investasi ketiga oleh DIBC yang berfokus pada mineral kritis dan teknologi pertahanan sejak pertengahan 2025. Perusahaan dan wirausahawan diminta menyerahkan proposal singkat dalam bentuk satu slide PowerPoint dengan empat kuadran untuk menjelaskan rencana investasi mereka secara ringkas.
Peserta yang lolos seleksi awal akan diminta menyiapkan rincian lebih mendalam, termasuk rencana pelaksanaan proyek. Tripp Hornick, spesialis pendanaan pemerintah di Quince Street Strategy, menyatakan, "Permintaan tersebut tidak mengungkapkan besaran dana investasi yang tersedia. Hal itu diperkirakan menjadi lebih jelas seiring dengan finalisasi anggaran pertahanan tahun fiskal 2027."
Keempat logam tersebut dikategorikan sebagai mineral kritis oleh Survei Geologi AS (USGS), yang berarti sangat penting bagi keamanan ekonomi dan nasional serta memiliki rantai pasok yang rentan terhadap gangguan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow