Rusia Bahas Perpanjangan Larangan Ekspor Solar di Tengah Serangan Ukraina
Rusia sedang membahas kemungkinan memperpanjang larangan ekspor solar hingga 1 Oktober di tengah gelombang serangan Ukraina yang memecahkan rekor terhadap kilang minyak negara tersebut, dilansir dari Bloombergtechnoz. Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya karena pembahasan bersifat tertutup, pemerintah Rusia mungkin memperpanjang pembatasan tersebut selama satu bulan lagi. Sumber lain yang dilaporkan Reuters menyebutkan Rusia juga mempertimbangkan perpanjangan larangan ekspor solar hingga akhir tahun. Namun, Kementerian Energi Rusia belum memberikan komentar atas permintaan Bloomberg.
Jika larangan ini diperpanjang, tekanan terhadap pasokan bahan bakar global yang sudah terbatas akan semakin besar.
Sebelum serangkaian serangan besar-besaran oleh Ukraina dalam beberapa bulan terakhir, Rusia adalah eksportir utama solar ke pasar internasional, menyumbang sekitar 10% dari pasokan global. Sejauh bulan ini, Ukraina telah melancarkan 18 serangan terhadap kilang minyak Rusia, menyamai rekor serangan pada Juli.
Wakil Perdana Menteri Alexander Novak yang membawahi sektor energi Rusia mengakui bahwa negara tersebut menghadapi masalah pasokan bensin, sementara stok solar dirasa masih cukup. Media Rusia RBC melaporkan bahwa kementerian energi menyatakan kemungkinan perpanjangan larangan ekspor solar bagi produsen mulai 1 September sedang dipertimbangkan.
Keputusan perpanjangan akan bergantung pada volume produksi, cadangan, dan permintaan domestik, ujar RBC.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow