Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026 Setelah Kalahkan Persib Bandung
Persebaya Surabaya berhasil menjuarai Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung dalam adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis malam 6 Agustus 2026, seperti dilansir dari Detik Sport.
Persebaya sempat unggul lebih dulu pada menit ke-20 melalui gol Ramadhan Sananta. Persib membalas empat menit kemudian lewat tendangan Patricio Matricardi. Hingga waktu normal dan tambahan 30 menit berakhir, skor tetap 1-1 sehingga pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.
Dalam adu penalti yang berlangsung dramatis hingga penendang ketujuh, Persebaya unggul setelah Gledson Paixao sukses mengeksekusi penalti penentu kemenangan. Persib mengalami kekalahan setelah dua pemainnya gagal mencetak gol dari titik putih.
Reza Arya Pratama, kiper Persebaya, menyampaikan terima kasih kepada suporter setelah pertandingan.
"Untuk suporter Persebaya, Bonek dan Bonita, terima kasih telah mendukung dan mendoakan Persebaya, ini baru pramusim, semoga di Liga nanti kita bisa konsisten dan menjadi juara," ujar Reza Arya.
Ia juga menambahkan kesiapan tim menghadapi persaingan di liga.
"Tentunya kami sudah mengikuti preseason ini salah satu persiapan, secara pribadi saya juga persiapan dengan menambah latihan di gym jika ada waktu. Soal persaingan, siapapun yang bermain untuk Persebaya kami selalu support, yang penting Persebaya bisa menang dan juara nanti di Liga," tambahnya.
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengakui kekalahan ini menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki performa tim menjelang kompetisi mendatang.
"Tugas kami sekarang adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk kompetisi liga dan kualifikasi Champions League. Para pemain harus mempertahankan standar permainan seperti ini. Soal motivasi dan tekad untuk menang, tak ada yang perlu diragukan dari mereka. Mental juara ini akan terus kami jaga," kata Igor Tolic.
Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menyatakan puas dengan pelaksanaan turnamen yang dinilai mampu menjaga nilai sportivitas dan berdampak pada ekonomi daerah tuan rumah.
"Menjadi juara Piala Presiden bukan perkara yang mudah, meski ini turnamen pramusim. Tapi dengan konsistensi delapan kali, dimulai 2015 sampai tahun 2026, sudah menjadi turnamen paling bergengsi di Indonesia," ujar Maruarar dalam penyerahan trofi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow