Prabowo Targetkan Tutup 750 BUMN hingga Akhir 2026
Presiden Prabowo Subianto menargetkan penutupan 750 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga akhir tahun 2026 sebagai bagian dari restrukturisasi korporasi terbesar di dunia, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Jumlah BUMN yang tersisa diperkirakan sekitar 300 perusahaan yang dinilai produktif dan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, dilansir dari Detik Finance.
Prabowo menjelaskan bahwa pemangkasan BUMN ini akan menghemat biaya overhead hingga Rp 50 triliun, termasuk pengurangan gaji direksi, komisaris, sewa gedung, dan perjalanan dinas.
"Pada Desember 31 2026 kita targetkan hanya akan memiliki paling banyak 300 BUMN. 750 BUMN lebih akan kita tutup," ujar Prabowo.
Penegasan soal kualitas BUMN yang dipertahankan disampaikan Prabowo dengan menekankan hanya perusahaan produktif yang memberikan nilai tambah bagi rakyat yang akan dipertahankan.
"Hanya yang produktif, yang menciptakan nilai tambah ke rakyat akan kita pertahankan. Ini mungkin adalah restrukturisasi korporasi terbesar di dunia," kata Prabowo.
Prabowo menambahkan, "Dengan perampingan jumlah BUMN hari ini saja kita telah hemat biaya overhead sekitar Rp 50 triliun hanya dari gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas bla bla bla bla kita hemat Rp 50 triliun lebih."
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow