Surutnya Sungai Danube Ungkap Bangkai Kapal Perang dan Fosil Mammoth

Smallest Font
Largest Font

Surutnya permukaan air Sungai Danube akibat kekeringan ekstrem memunculkan bangkai kapal perang Jerman dari Perang Dunia II dan fosil mammoth berbulu yang terkubur ribuan tahun. Fenomena ini terjadi di kawasan perbatasan Serbia dan Rumania serta mengganggu aktivitas pelayaran dan operasional pembangkit listrik di Eropa Tengah dan Timur, dilansir dari Detik Travel.

Di dekat Pelabuhan Prahovo, Serbia, sekitar 20 bangkai kapal perang terlihat dari permukaan air. Kapal-kapal ini bagian dari armada Laut Hitam Jerman Nazi yang ditenggelamkan pada September 1944 untuk memperlambat serangan Uni Soviet di Balkan. Sekitar 200 kapal tenggelam di ngarai Danube dekat Prahovo, namun sebagian masih menyimpan bahan peledak dan belum bisa dievakuasi karena alasan keselamatan.

Warga lokal Ivica Gavrilovic mengatakan banyak orang penasaran ingin melihat bangkai kapal tersebut, namun akses menuju lokasi sulit.

"Orang-orang masih belum tahu bagaimana cara mencapai kapal-kapal itu," ujar Ivica Gavrilovic saat mengantar pengunjung menggunakan perahu kecil.

Surutnya air juga mempersempit jalur pelayaran. Krsta Brandic menuturkan kapal-kapal besar hampir tidak bisa melintas lagi.

"Seperti yang bisa Anda lihat, kapal-kapal besar sudah tidak bisa melintas lagi," kata Krsta Brandic.

Kejadian serupa pernah terjadi pada 2022 dan 2024 saat Sungai Danube mengalami rekor debit air terendah akibat kekeringan hebat.

Selain bangkai kapal, temuan fosil mammoth juga muncul di Bulgaria. Direktur Museum Sejarah Regional, Nikolay Nenov, menjelaskan bahwa fragmen tulang yang ditemukan dekat Kota Ruse berasal dari mammoth berbulu yang hidup pada zaman es, termasuk tulang rahang dan gading.

"Warna tulangnya yang gelap kemungkinan menunjukkan bahwa hewan itu menghabiskan banyak waktu di lingkungan berawa," jelas Nikolay Nenov.

Fosil tersebut penting karena ditemukan dalam kondisi terawat dan terkumpul di satu lokasi, menandakan berasal dari satu mammoth yang sama. Mammoth berbulu hidup berdampingan dengan manusia purba dan punah sekitar 4.000 tahun lalu.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow