Trump Siapkan Tarif dan Harga Minimum Impor Polisilikon untuk Dorong Produksi AS
Pemerintahan Presiden Donald Trump bersiap mengenakan tarif dan menetapkan harga minimum untuk impor polisilikon guna meningkatkan produksi bahan tersebut di dalam negeri, sekaligus mendorong industri semikonduktor dan panel surya di Amerika Serikat, dilansir dari Bloombergtechnoz.
Kebijakan ini diperkirakan mulai berlaku paling cepat pada Kamis, 6 Agustus 2026, dengan tarif yang kemungkinan mencapai 15% hingga 35%. Tarif tersebut tidak hanya berlaku untuk polisilikon mentah, tetapi juga peralatan pembangkit listrik tenaga surya seperti wafer, sel fotovoltaik, dan modul surya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintahan Trump untuk menggunakan tarif perdagangan sebagai alat untuk memperkuat manufaktur domestik dan mengurangi ketergantungan rantai pasok pada China, terutama di sektor energi surya.
Produsen panel surya AS merespons kabar ini dengan penurunan harga saham. First Solar Inc, produsen panel surya terbesar di AS, turun 7,3%, sementara T1 Energy Inc yang memiliki pabrik di Texas mengalami penurunan hingga 13%.
Upaya ini mengikuti putusan Mahkamah Agung yang membatalkan tarif sebelumnya berdasarkan International Emergency Economic Powers Act. Tarif baru ini berasal dari penyelidikan Departemen Perdagangan berdasarkan Section 232 Trade Expansion Act, yang menilai ketergantungan AS pada impor polisilikon dan produk turunannya.
Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan, "Pemerintahan Trump tengah mencermati kemampuan produksi domestik di sektor-sektor penting bagi keamanan nasional dan ekonomi," namun ia menolak memberikan pernyataan sebelum pengumuman resmi presiden.
Kapasitas produksi polisilikon di AS saat ini terbatas, namun perusahaan seperti Hemlock Semiconductor milik Corning Inc dan Wacker Chemie AG memiliki fasilitas di Michigan dan Tennessee yang berpotensi diuntungkan dari kebijakan ini.
Para pendukung industri polisilikon domestik mengusulkan agar kebijakan difokuskan pada material yang terkait dengan China, mengingat produksi polisilikon untuk panel surya di AS kurang menguntungkan tanpa dukungan perdagangan.
Mereka juga mendorong pemberian insentif untuk membeli polisilikon buatan AS dan pelarangan penggunaan pasokan dari China dalam infrastruktur penting dan peralatan pertahanan.
Kebijakan ini mengikuti penghapusan bertahap kredit pajak oleh Kongres yang sebelumnya mendorong pengembangan panel surya domestik di proyek energi terbarukan.
Namun, Consumer Technology Association mendesak strategi non-tarif, seperti perjanjian pasokan dan cadangan strategis domestik, untuk mengatasi risiko ketergantungan pada impor polisilikon asing.
CTA memperingatkan, "Setiap tindakan perbaikan harus mempertimbangkan penerapan yang praktis serta dampak berantai di seluruh rantai pasok," dan menambahkan, "Setelah polisilikon diproses menjadi wafer dan semikonduktor, sumber asalnya sulit dideteksi sehingga penerapan tarif menjadi sangat kompleks."
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow