Apindo Apresiasi Pembenahan Program Magang Nasional 2026

Smallest Font
Largest Font

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengapresiasi langkah pemerintah membenahi sistem Program Magang Nasional yang semakin selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, dilansir dari Bloombergtechnoz.

Ketua Umum Apindo, Shinta Widjaja Kamdani, menyatakan pemerintah memperkuat aspek kurikulum, mentoring, evaluasi, dan relevansi posisi kerja untuk peserta magang.

"Kami melihat ada arah pembenahan yang semakin sejalan dengan rekomendasi dunia usaha, terutama dalam menempatkan kebutuhan industri sebagai bagian penting dari desain pemagangan. Pemerintah juga sudah memperkuat aspek kurikulum, mentoring, evaluasi, serta relevansi posisi yang ditawarkan. Ini merupakan perkembangan yang positif," ujar Shinta.

Shinta menegaskan pentingnya program magang sebagai jembatan transisi dari pendidikan ke dunia kerja, bukan hanya penempatan kerja jangka pendek.

Apindo mendorong perusahaan fokus pada kualitas pembelajaran, kompetensi, dan relevansi pengalaman kerja peserta. Sistem magang menyediakan ruang bagi perusahaan, user, dan mentor memberi umpan balik setelah program selesai.

"Masukan dari pihak industri ini nantinya menjadi bahan evaluasi guna menyempurnakan kurikulum pendidikan agar selalu relevan dengan dinamika pasar kerja," ujar Shinta.

Apindo juga aktif mendorong penyelarasan kurikulum nasional lewat Industry Advisory Board (IAB) dan survei internal yang disampaikan ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI).

"Artinya, kami ingin membangun continuous feedback loop, di mana kebutuhan industri disampaikan oleh user, diterjemahkan ke dalam kurikulum oleh institusi pendidikan, kemudian kembali diuji melalui pengalaman peserta di dunia kerja," tegas Shinta.

Dia menambahkan mekanisme umpan balik berkelanjutan ini bertujuan perbaikan terus-menerus agar lulusan lebih relevan, produktif, dan memiliki daya serap tinggi di dunia kerja.

Kementerian Ketenagakerjaan memastikan Program Magang Nasional 2026 batch 2 akan dibuka kembali pada September. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemenaker, Darmawansyah, menyebut pendaftaran penyelenggara magang dibuka pekan depan.

"Minggu depan. Jadi minggu depan sudah kita buka untuk penyelenggara, langsung daftar. Jadi ini nanti jaraknya sebulan-sebulan. Jadi kan sekarang kita mulai sekitar 10 Agustus ya," ujar Darmawansyah.

Pendaftaran peserta magang akan dimulai pertengahan September 2026. Pada batch 1 Angkatan 2, sebanyak 46.160 lulusan perguruan tinggi terpilih dari total 732.483 pendaftar. Sebanyak 242 orang tidak memenuhi persyaratan akhir.

Kuota program magang nasional tahun ini mencapai 150.000 orang.

"Kita target kan nanti di bulan depan di September, sekitar pertengahan September kita akan mulai lagi untuk running untuk yang batch kedua," kata Darmawansyah.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow