BNN Ajak Mahasiswa UNMA Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkotika
Badan Narkotika Nasional RI (BNN) mengajak mahasiswa Universitas Majalengka (UNMA) menjadi garda terdepan dalam pencegahan narkotika, dalam acara Kuliah Umum Nasional di kampus tersebut, Kamis (6/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Kepala BNN Komjen Pol Dr (HC) Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa mahasiswa dapat berperan sebagai agen perubahan, pengendali sosial, dan pemimpin dalam pencegahan narkoba di lingkungan kampus dan masyarakat.
Dalam pesannya kepada civitas akademika UNMA, Suyudi menekankan pentingnya menjadikan kampus sebagai ruang aman di mana mahasiswa merasa didengar dan mendapat pendampingan, serta layanan konseling dan edukasi kesehatan mental yang terpadu.
"Kampus harus menjadi tempat mahasiswa merasa didengar, didampingi, dan diarahkan. Layanan konseling, edukasi kesehatan mental, dan kegiatan mahasiswa harus disatukan," ujar Suyudi.
Ia juga menilai bahwa peran mahasiswa sebagai pilar pencegahan sangat penting, karena pesan dari sesama mahasiswa lebih efektif dibanding ceramah formal.
"Karena itu, mahasiswa dapat menjadi peer educator, penggerak komunitas, pembuat konten edukatif, dan menjaga lingkungan pergaulannya tetap sehat," kata Suyudi.
Selain itu, Suyudi mengajak kampus memanfaatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk menguatkan pencegahan narkotika melalui kurikulum, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
"Melalui penelitian, kampus dapat membantu pemerintah memahami pola kerentanan remaja, dampak digital, dan efektivitas program pencegahan. Melalui pengabdian kepada masyarakat, dari pihak kampus juga dapat turun ke desa, ke sekolah-sekolah, ke komunitas-komunitas, dan lingkungan keluarga untuk memperkuat daya tangkal," katanya.
Suyudi juga mengingatkan pentingnya menjaga ruang digital sebagai bagian dari ekosistem kehidupan mahasiswa saat ini.
"Keempat, jaga ruang digital. Mahasiswa hari ini hidup dalam ekosistem digital," tambahnya.
Pesan terakhir yang disampaikan adalah pentingnya membangun karakter mahasiswa agar kecerdasan yang dimiliki tidak mudah goyah menghadapi godaan.
"Karakter yang kuat dibangun dari disiplin, tanggung jawab, keberanian untuk berkata 'tidak', kemampuan memimpin lingkungan, dan kesadaran bahwa hidup harus memiliki tujuan yang lebih besar daripada hari ini," ujar Suyudi.
Suyudi berharap UNMA dapat menjadi bagian dari kampus bersinar yang bebas dari narkotika dan melahirkan generasi muda yang cerdas, tangguh, dan siap memberi manfaat bagi bangsa.
"Saya percaya dari Universitas Majalengka akan lahir generasi muda yang bukan hanya cerdas, tetapi juga tangguh. Bukan hanya pandai berbicara, tetapi juga mampu bekerja," sebut Suyudi.
"Bukan hanya mengejar gelar, tetapi siap memberi manfaat. Inilah deklarasi generasi muda Indonesia menuju 2045," tambahnya.
Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan, Ketua DPRD Majalengka Didi Supriadi, Direktur Transmedia Latif Harnoko, jajaran Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Majalengka, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Kuliah Umum Nasional ini mendapat dukungan dari Bank Mandiri sebagai bagian dari ekosistem Danantara yang mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama generasi muda.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow