Pilot Malaysia Airlines Ditangkap Bawa 26 Kg Ekstasi di Bandara Soetta
Kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (39), ditangkap oleh petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta karena kedapatan membawa 26 kilogram ekstasi saat tiba di Terminal 3 pada Rabu, 29 Juli 2026, dilansir dari Detik Travel.
Rekaman CCTV menunjukkan Saufi membawa dua koper yang ternyata berisi paket ekstasi seberat 26 kilogram dan 4 gram sabu saat hendak meninggalkan bandara. Ia sempat diarahkan melewati jalur khusus awak pesawat, namun petugas tetap memeriksa kopernya karena kecurigaan berdasarkan analisis risiko.
Bea Cukai mencatat bahwa Saufi melewati proses Customs Declaration (CD) dan diperiksa oleh Risk Assessment Officer (RAO) sebelum akhirnya menjalani pemeriksaan lanjutan. Petugas menemukan satu botol urin cadangan yang diduga untuk memalsukan hasil tes narkoba.
"Dari hasil pemeriksaan, diamankan 26 kilogram (bruto) ekstasi, setara dengan 70.114 butir, serta 4 gram sabu yang disembunyikan di dalam koper. Petugas juga mengamankan satu botol kecil berisi urin yang diduga dipersiapkan untuk memalsukan hasil tes urin apabila diperlukan dalam proses pemeriksaan," ujar Bea Cukai.
Setelah penangkapan, Saufi diserahkan ke Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut. Dalam pemeriksaan, terungkap juga bahwa Saufi positif menggunakan tiga jenis narkoba dan diduga memakai narkoba saat menjalankan tugas penerbangan.
"Pengawasan Bea Cukai tidak berhenti pada proses penjaluran. Melalui analisis risiko, profiling, observasi petugas, serta pemeriksaan X-ray dan fisik, upaya penyelundupan berhasil digagalkan. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diserahterimakan kepada Bareskrim Polri untuk proses penyidikan dan pengembangan jaringan lebih lanjut," jelas Bea Cukai.
Malaysia Airlines memberikan tanggapan resmi mengenai kasus tersebut. Maskapai menegaskan akan kooperatif dengan otoritas Indonesia dan menahan diri untuk berkomentar lebih lanjut karena kasus masih dalam penyelidikan.
"Malaysia Airlines ingin menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran dan saat ini sedang melakukan peninjauan internal atas masalah tersebut," kata pernyataan dari Malaysia Airlines yang dilaporkan Bernama dan Free Malaysia Today.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow