Dino Patti Djalal Resmikan AKC Library & Cafe di Kemang Jakarta Selatan
Dino Patti Djalal, mantan Wakil Menteri Luar Negeri, membuka AKC Library & Cafe sebagai perpustakaan dan tempat diskusi buku di Jalan Kemang Utara, Jakarta Selatan, Sabtu (8/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Perpustakaan ini menyediakan ruang sepi dan nyaman untuk membaca, menulis, berpikir, berdiskusi, bahkan melamun, dengan kapasitas maksimal 40 orang dan fasilitas lengkap seperti ruang baca tenang, working space, serta taman khusus untuk hewan peliharaan.
Dino menjelaskan, "Saya ingin memberikan suatu ruang yang sepi dan nyaman untuk membaca, menulis, berpikir, berdiskusi, bahkan melamun. Basically a thinking environment, di suatu lokasi yang tidak banyak terdengar suara kendaraan."
Perpustakaan ini juga berfungsi sebagai klub buku dengan koleksi buku dari Dino sendiri dan sumbangan tokoh nasional, pemimpin opini, duta besar, dan diplomat. Diskusi buku akan diadakan secara rutin di AKC Library Cafe.
"Library cafe ini juga berfungsi sebagai book club, di mana Anda bisa bebas membaca buku-buku koleksi saya dan juga buku-buku sumbangan dari tokoh-tokoh nasional, strategic thinkers, opinion leaders, dan para duta besar dan diplomat. Diskusi buku akan diadakan secara rutin di AKC Library Cafe dan komunitas hubungan internasional, dan klub diplomatik saya yakin akan tetap," jelas Dino.
Dino menambahkan, "Ada quiet reading room, ada sejumlah working space untuk menyelesaikan tugas kantor atau tugas kuliah, dan kalau mau break, disediakan papan catur. Boleh bawa pet, tapi hanya di taman samping yang khusus disediakan." Ia juga mengajak pengunjung yang bertemu dengannya di tempat tersebut untuk menyapa.
Grand opening AKC Library & Cafe dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
AHY menyampaikan, "Menariknya lagi, AKC mengusung konsep Jakarta's first foreign policy cafe yang sekaligus berfungsi sebagai book club, di mana pengunjung dapat membaca dan meminjam berbagai koleksi buku nonfiksi tentang diplomasi dan politik luar negeri. Banyak di antaranya merupakan sumbangan dari tokoh-tokoh dunia, world leaders, strategic thinkers, duta besar, dan diplomat. Selain itu, fasilitasnya juga sangat lengkap, bahkan ada lapangan padel juga.
Di tengah era yang serba digital saat ini, memegang dan membaca buku cetak justru menjadi sesuatu yang semakin langka, klasik, dan memiliki makna tersendiri. Karena bagi saya 'real politicians read printed books', hehehe.."
AHY juga menyumbangkan beberapa buku koleksinya, termasuk karya Joseph S Nye Jr, Ray Dalio, dan Timothy Snyder, serta tetralogi bukunya sendiri. "Hopefully soon, saya bisa mampir kembali ke AKC, baik untuk menyusun keynote speech atau policy paper untuk Kemenko, maupun pidato politik atau narasi kampanye sebagai Ketum Partai Demokrat. Dan tentunya, untuk berdiskusi dengan Mas Dino tentang geopolitik, keamanan internasional, diplomasi, juga masa depan dunia dan Indonesia kita.
Sekali lagi, selamat dan sukses atas berdirinya @akclibrarycafe Mas Dino & Mbak Ocha.. Semoga membawa keberkahan dan menginspirasi kita semua!" ujar AHY.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow