Harga Emas Antam Naik Seiring Lonjakan Harga Emas Dunia
Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mengalami kenaikan pada perdagangan Sabtu, 8 Agustus 2026.
Emas Antam dibanderol Rp 2.690.000 per gram, naik Rp 40.000 dibandingkan hari sebelumnya yang sebesar Rp 2.650.000 per gram. Harga pembelian kembali oleh Antam juga naik Rp 50.000 menjadi Rp 2.511.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.461.000 per gram, dilansir dari Bloombergtechnoz.
Kenaikan harga emas Antam mengikuti tren harga emas dunia yang naik 2,41% ke level US$ 4.341,5 per troy ons. Analis memperkirakan harga emas akan terus meningkat karena bank-bank sentral, khususnya di Asia, terus menambah cadangan emas mereka.
Michael Hsueh, analis riset di Deutsche Bank, mengatakan, "Emas masih berada dalam fase eksplosif dalam proses pembentukan harganya." Bank tersebut memproyeksikan harga emas akan mencapai US$4.700 per troy ons pada akhir tahun, lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar US$4.600 per troy ons pada kuartal IV.
Bank sentral China juga meningkatkan cadangan emasnya pada Juli dengan penambahan sebesar 640.000 ons atau sekitar 20 ton. Ini menandai penambahan cadangan selama 21 bulan berturut-turut, menurut data People’s Bank of China (PBOC) yang dirilis Jumat lalu.
Laporan Goldman Sachs menyatakan meningkatnya permintaan emas dari bank sentral, terutama PBOC, diyakini dapat menguatkan harga emas. Namun, laporan tersebut juga menyoroti potensi tekanan harga emas sementara akibat fluktuasi harga energi dan tingkat suku bunga.
Dalam rezim suku bunga tinggi atau hawkish, harga emas cenderung tertekan karena emas adalah aset non-yielding yang tidak memberikan imbal hasil. Memegang emas menjadi kurang menarik saat suku bunga tinggi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow