Festival Kopi Kahuripan Kamojang Dorong Pelestarian dan Pengembangan Wisata
Festival Kopi Kahuripan Kamojang digelar pada Minggu, 9 Agustus 2016, di Foodcourt Kahuripan Kamojang, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung untuk mengenalkan potensi kopi dan wisata Kamojang.
Acara ini mempertemukan masyarakat, petani kopi, pelaku UMKM, komunitas, pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha. Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan komitmen pelestarian kopi Kamojang dan lingkungan.
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Kamojang, Yunus Tohir, menyatakan bahwa festival ini bukan hanya memperkenalkan kopi lokal, tapi juga bagian dari strategi keberlanjutan Kahuripan Kamojang.
"Ketika kopi memiliki nilai ekonomi yang lebih baik, masyarakat akan semakin memiliki alasan dan insentif untuk menjaga lingkungan, mempertahankan budaya, serta mengembangkan potensi wilayahnya secara berkelanjutan," ujar Yunus Tohir.
Ia menambahkan bahwa festival ini diharapkan menjadi agenda tahunan untuk memperkuat branding Kahuripan Kamojang dan membuka akses pasar bagi petani dan pelaku usaha lokal.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang datang untuk menikmati berbagai tenant kopi dan UMKM, termasuk Kopi Lisung yang masih mempertahankan metode tradisional pengolahan kopi.
Salah satu kegiatan utama adalah Coffee Tour "Dari Panen sampai ke Cangkir" yang mengajak peserta mengenal proses kopi dari panen sampai siap disajikan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bandung, Wawan A. Ridwan, berharap festival kopi ini dapat meningkatkan geliat wisata Desa Laksana.
"Desa Laksana termasuk ke dalam 27 desa wisata yang sudah mencapai level berkembang. Jadi artinya dengan adanya kegiatan festival kopi ini pengembangan desa wisata bisa dikolaborasikan dengan semua pihak," ujar Wawan A. Ridwan.
Festival ini juga menjadi bagian dari pengembangan Eduwisata Kopi Kamojang yang menggabungkan potensi perkebunan kopi, kehidupan masyarakat, budaya lokal, konservasi lingkungan, dan pembelajaran dalam satu pengalaman wisata.
Wawan menambahkan, "Ada beberapa paket wisata yang kita kembangkan. Kalau terkait kopi, tak hanya bubuk saja yang kita hasilkan. Juga ada beberapa produk-produk yang dihasilkan dari kopi artinya kita bisa jual untuk menjadi paket wisata seperti kue, pakan ikan dan lainnya."
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow