Menteri Keuangan AS Ancam Isolasi Ekonomi Iran dan Blokade Pelabuhan
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengancam akan menempatkan Iran dalam isolasi ekonomi yang belum pernah dialami sebelumnya serta memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz. Pernyataan ini disampaikan Jumat, 14 Agustus 2026, dan langkah lebih lanjut dijanjikan akan diumumkan pekan depan, dilansir dari Detikcom.
Bessent menjelaskan bahwa pendekatan AS akan berupa kombinasi tekanan finansial dan blokade fisik terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Ia menegaskan blokade berkelanjutan di Selat Hormuz akan mencegah masuk dan keluarnya barang dari pelabuhan tersebut.
"Ini akan berupa kombinasi isolasi ekonomi, yang belum pernah disaksikan dunia sebelumnya," ujar Bessent kepada jaringan televisi konservatif AS, Newsmax.
Menkeu AS juga meminta publik untuk memantau informasi lebih lanjut yang akan diumumkan pekan depan.
Sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa prioritas utama AS dalam konflik dengan Iran adalah menurunkan harga minyak dan bensin bagi rakyat Amerika. Usaha mencegah Iran memperoleh senjata nuklir kini menjadi prioritas kedua.
Sikap keras ini berbeda dengan pernyataan Bessent pada 4 Agustus, saat ia menyatakan kemungkinan tercapainya kesepakatan membuka kembali Selat Hormuz dalam hitungan hari.
Perubahan sikap ini memicu kenaikan bursa Wall Street dan penurunan harga minyak di pasar global.
Pada Juli 2026, Departemen Keuangan AS memperluas sanksi terhadap jaringan pelayaran dan keuangan Iran setelah serangan terbaru terhadap kapal internasional di Selat Hormuz oleh Teheran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow