Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Depok Jual Barang Korban Lewat Facebook
Saepul (26) membunuh dan memutilasi pria berinisial K (51) di sebuah kontrakan di Kota Depok, Jawa Barat, kemudian menjual barang-barang milik korban melalui Facebook untuk kebutuhan hidup sehari-hari, dilansir dari Detikcom.
Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendara mengatakan, Saepul menjual sepeda motor Honda PCX seharga Rp 9,9 juta dan handphone OPPO Reno 5 seharga Rp 950 ribu. Total hasil penjualan mencapai Rp 10.850.000.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka menjual barang milik korban melalui market place Facebook," kata Dimitri.
Saepul membunuh K yang dikenal lewat aplikasi komunitas penyuka sesama jenis di kontrakannya di Cipayung, Depok, pada 23 Juli 2026. Setelah membunuh, Saepul memutilasi jasad korban dan membuang potongan kaki ke Kali Licin, Depok.
Jasad korban dibungkus dalam karung dan ditemukan di tanah kosong sejak 24 Juli 2026. Warga baru sadar setelah membakar karung pada 4 Agustus, ternyata berisi jenazah manusia.
Saepul kini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya dan terancam hukuman mati.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, awalnya K dan Saepul berkenalan lewat media sosial dan sepakat bertemu di kontrakan Cipayung.
"Saepul dan korban berkenalan melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung pada 23 Juli 2026," ujar Budi.
Pertemuan itu berujung cekcok yang menyebabkan Saepul menusuk perut dan menggorok leher korban dengan pisau.
"Pertemuan tersebut berujung cekcok hingga pelaku menusuk bagian perut dan menggorok leher korban menggunakan pisau," jelas Budi.
Setelah memastikan korban tewas, Saepul memutilasi tubuh korban di bagian pangkal paha, membungkus jasad dengan plastik hitam dan karung, lalu membuangnya di kawasan Tanah Merah. Potongan kaki dibuang ke sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas.
"Pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha, membungkus jasad menggunakan plastik hitam dan karung, kemudian membuang tubuh korban di kawasan Tanah Merah, sedangkan potongan kedua kaki dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara, Pancoran Mas," kata Budi.
Setelah itu, Saepul membawa kabur sepeda motor milik korban ke wilayah Panimbang, Pandeglang, Banteng, dan menjualnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow