Penumpang Nyaris Terhisap Keluar Setelah Jendela Pesawat Pecah di Tengah Penerbangan

Smallest Font
Largest Font

Seorang penumpang Ryanair bernama Ljubisa Karovic (61) hampir terhisap keluar dari pesawat setelah jendela akrilik di dekat kursinya pecah akibat serpihan mesin yang meledak saat penerbangan dari Thessaloniki, Yunani, menuju Memmingen, Jerman. Insiden ini terjadi pada 10 Juli dan menyebabkan pesawat Boeing 737 NG mengalami penurunan tekanan udara sehingga harus melakukan pendaratan darurat. Dalam momen kritis itu, istri Karovic, Svetlana Grkovic, bersama dua penumpang lain cepat-cepat memegang kaki Karovic dan menariknya kembali ke dalam kabin pesawat sebelum tragedi fatal terjadi.

Chief Financial Officer Ryanair Group, Neil Sorahan, menegaskan bahwa pesawat Boeing 737 yang mereka gunakan tetap menjadi salah satu moda transportasi udara paling aman di dunia meskipun insiden terjadi.

"Secara harfiah telah ada ratusan juta penerbangan dengan pesawat Boeing 737 ini di seluruh dunia sejak pertama kali dibuat," ujar Neil Sorahan dilansir dari Detik Travel. Neil menambahkan bahwa tipe pesawat ini dianggap sangat aman karena proses perawatan yang ketat dan pelatihan profesional awak kabin dalam menghadapi situasi darurat.

Mengenai kompensasi, Ryanair telah menghubungi keluarga korban, namun penyelesaian masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut. CEO Ryanair, Michael O'Leary, menyatakan indikasi awal menunjukkan adanya benturan benda asing pada mesin pesawat saat lepas landas dari Thessaloniki.

"Indikasi awal menunjukkan bahwa tampaknya ada kerusakan akibat benda asing pada mesin saat lepas landas di Thessaloniki, tetapi kami belum memiliki bukti, kami belum dapat mengatakan itu secara pasti," ujar Michael O'Leary. Michael juga menyebutkan pesawat berusia 18 tahun dan mesinnya telah melalui servis serta perbaikan menyeluruh dalam dua tahun terakhir. Saat ini, Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) bersama tim independen sedang menyelidiki insiden ini. Laporan awal diperkirakan keluar dalam waktu 28 hari, diikuti laporan investigasi mendalam.

Insiden ini mengingatkan publik pada kasus serupa yang menimpa maskapai lain pada 2016 dan 2018 akibat pecahan mesin yang merusak jendela kabin.

Follow pdamtirtasukapura.co.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow