Polisi Selidiki Kematian Sutrimo dan Peran Staf Kejagung Febrio
Polisi tengah menyelidiki kematian Sutrimo, seorang pria yang ditemukan tewas dengan mulut berbusa di depan klinik Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Staf administrasi Kejaksaan Agung, Febrio Adiono, disebut menjadi salah satu pengantar jasad Sutrimo, dan identitasnya akan didalami oleh polisi, dilansir dari Detikcom.
Kematian Sutrimo sudah dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan dugaan kondisi meninggal yang tidak wajar. Pelapor meminta agar dilakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti. Polisi menyatakan ekshumasi akan segera dilakukan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan, "Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa kematian saudara S dianggap tidak wajar. Ekshumasi akan disegerakan guna mengetahui penyebab kematian." Ia juga menyebut akan memanggil kembali dokter di RS Muhammadiyah Taman Puring yang pertama kali menangani jasad Sutrimo karena sebelumnya dokter tersebut absen saat pemeriksaan.
Budi menambahkan, "Minggu depan kita masih akan melakukan pemanggilan terhadap dokter rumah sakit Muhammadiyah yang menangani pertama pada saat pasien datang ke rumah sakit." Proses penyelidikan akan terus berlanjut secara bertahap.
Kepastian bahwa Febrio Adiono adalah staf administrasi di Kejaksaan Agung RI disampaikan oleh Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna. Ia mengatakan, "Yang namanya Saudara Febrio, yang kami tahu memang dia pegawai Kejaksaan, tapi bukan jaksa, pegawai Kejaksaan." Anang menambahkan bahwa Febrio pernah menjadi ajudan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan sekarang bertugas sebagai staf administrasi biasa.
"Stafnya (Febrie) ya. Iya (Stafnya Febrie). (Saat ini) staf biasa. Enggak (mendampingi pejabat Kejaksaan lainnya)," ujar Anang. Mengenai sosok Sutrimo, Anang mengaku tidak mengenal dan tidak mengetahui status yang disebut sebagai kepala rumah jaga (Karumga) mantan Jampidsus Kejagung tersebut.
"Saya tidak mengenal terhadap yang istilahnya Karumga, saya tidak dikenal sama sekali, dan bukan warga Kejaksaan. Jadi saya tidak berhak mengomentari itu," ujar Anang. Hingga saat ini, kematian Sutrimo masih menjadi misteri dan terus diselidiki oleh pihak kepolisian.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow